Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bank BUMN Beri Fasilitas Ekspor-Impor untuk Holding Industri Pertambangan

Feby Novalius , Jurnalis-Senin, 29 Juli 2019 |07:46 WIB
Bank BUMN Beri Fasilitas Ekspor-Impor untuk Holding Industri Pertambangan
Foto: Kerjasama Bank BUMN dengan Holding Industri Pertambangan (KBUMN)
A
A
A

JAKARTA - Holding Industri Pertambangan (HIP), yang beranggotakan PT Inalum (Persero), PT Antam Tbk, PT Bukit Asam Tbk, PT Timah Tbk, dan PT Freeport Indonesia (PTFI) melakukan kerja sama dengan PT Bank Mandiri, PT Bank Negara Indonesia (BNI), dan PT Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Penandatanganan kesepakatan kerja sama ini merupakan salah satu wujud rangkaian komitmen sinergi BUMN untuk mendorong pertumbuhan industri dan ekonomi nasional serta meningkatkan daya saing Indonesia secara global.

Baca Juga: Daftar Umur Cadangan Tambang di RI: Emas 28 Tahun, Perak 1.000 Tahun

Penandatanganan kesepakatan dilakukan di Hotel Rimba Papua, Timika, Papua, bersamaan dengan kunjungan kerja Menteri BUMN Rini Soemarno ke wilayah kerja PTFI di Timika, Papua.

Kerja sama antara HIP dengan ketiga bank tersebut menyepakati dua hal, yakni kerja sama transaksi valuta asing (valas) dan dukungan fasilitas ekspor dan impor untuk HIP.

Menteri Rini melakukan kunjungan ke Freeport

Terkait dengan kerjasama valas, seluruh anggota HIP akan memperoleh kemudahan dalam transaksi jual dan beli valas dengan ketiga bank BUMN tersebut.

Baca Juga: Smelting Targetkan Produksi Konsentrat Tembaga Sebanyak 1,1 Juta Ton

“Kerjasama ini merupakan komitmen dan serangkaian strategi untuk membangun BUMN yang kuat, efisien, dan kompetitif di pasar global. Ini juga sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia untuk meningkatkan ekspor,” ujar Menteri BUM Rini Soemarno, dalam keterangannya, Senin (29/7/20219).

Sementara itu, CEO HIP Budi Gunadi Sadikin, mengatakan kerjasama ini adalah salah satu program sinergi dalam penyaluran valas dari anggota HIP yang memiliki kelebihan likuiditas valas kepada anggota HIP lainnya yang membutuhkan dengan difasilitasi oleh ketiga bank tersebut.

“Selain itu diharapkan dengan adanya kerjasama ini dapat turut serta membantu stabilitas nilai tukar,” ujarnya

HIP, di luar PTFI, adalah BUMN dengan nilai ekspor terbesar tahun lalu. HIP mengekspor aluminium, bauksit, nikel, ferronikel, emas, batubara dan timah senilai lebih dari USD2.5 miliar (Rp35 triliun).

Dengan nilai ekspor sebesar itu ketiga bank BUMN tersebut telah sepakat untuk membantu HIP dalam memberikan dukungan dan fasilitas perbankan berupa trade services dan atau trade financing yang memadai dengan tarif yang kompetitif.

(Feby Novalius)

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement