nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

KPPU Teliti Adanya Dugaan Monopoli OVO untuk Pembayaran Parkir Mal

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 29 Juli 2019 19:09 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 07 29 320 2085127 kppu-teliti-adanya-dugaan-monopoli-ovo-untuk-pembayaran-parkir-mal-1IRK4RTBJq.jpg Uang Elektronik (Reuters)

JAKARTA - Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) tengah melakukan penelitian terkait adanya dugaan monopoli pada pembayaran layanan parkir di mall milik Lippo Group oleh aplikasi dompet digital OVO. Saat ini KPPU juga telah menerjunkan tim untuk melakukan penelitian lebih salam terkait kasus tersebut.

Komisioner KPPU, Guntur Saragih mengatakan, penelitian masih terus dilakukan oleh pihaknya. Jika sudah cukup didapatkan cukup bukti, kasus ini bisa dibawa ketahap selanjutnya yakni menuju tingkat penyelidikan.

 Baca juga: BPKN Minta Regulator Turun Tangan soal Afiliasi Lippo dan OVO

“Itu masih penelitian dan penelitiannya masih tetap berjalan. Jadi belum bisa disimpulkan untuk naik masuk ke tahap penyelidikan,” ujarnya di Kantor KPPU, Jakarta, Senin (29/7/2019).

Uang Elektronik

Guntur menambahkan, dugaan monopoli pembayaran parkir oleh platform dompet digital itu masih bisa dikembangkan ke arah yang lebih luas lagi. Seperti penggunaan kartu uang elektronik untuk pembayaran parkir baik itu e-money maupun flazz.

Menurutnya, penggunaan kartu uang elektronik ini ada kecenderungan untuk memberikan prioritas hanya pada satu vendor saja. Tentunya ini ada diskriminasi kepada vendor-vendor lainnya.

 Baca juga: Daftar Dompet Digital Paling Banyak Digunakan Milenial

"Kami lihat ada kecenderungan penggunaan e-money untuk memberikan prioritas kepada satu vendor saja. Misal dulu tol hanya bisa e-money mandiri. Sementara di KPPU menemukan bisa diskriminasi untuk pelaku usaha lainnya,"jelasnya.

Menurut Guntur, pihaknya belum akan memanggil pihak OVO dan Lippo Group terkait hal ini. Sebab pemanggilan baru akan dilakukan pada tahap penyelidikan.

"Untuk penelitian belum dilakukan pemanggilan pasti kalau penyelidikan dipanggil," ucapnya

Sementara itu, Direktur Investigasi KPPU Goprera Panggabean mengatakan tim di lapangan masih melakukan penelitian tekait jl tersebut. Jika nanti sudah masuk tahap penyelidikan, pihaknya akan memanggil pengelola gedung parkir, hingga perusahaan dompet digital OVO beserta para pesaingnya

"Tim lagi memberikan keterangan dari pesaing dari pengelola yang gedung yang hanya menggunakan salah satu alat transaksi elektronik itu masih dalam proses penelitian. Kalah masuk penyelidikan akan kita panggil," jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini