SDHI resmi membeli tanah seluas 1,25 ribu m2 dari BDI dan PDK dengan nilai transaksi mencapai Rp1,77 triiun. Heru menjelaskan, sumber dana yang digunakan SDHI untuk membayar transaksi tersebut berasal dari penyetoran modal oleh GGRM kepada SDHI. Secara bertahap, GGRM telah meningkatkan modal SDHI sepanjang tahun 2017 dan 2018. Maka sehubungan dengan peningkatan modal tersebut, modal disetor dalam SDHI meningkat dari semula Rp100 miliar menjadi Rp2 triliun.
SDHI merupakan entitas anak perusahaan yang 99,99% sahamnya dimiliki oleh perusahaan PT Gudang Garam Tbk. Ekspansi bisnis perseroan pada pembangunan bandar udara di Kediri dimaksudkan sebagai bentuk kontribusi ke masyarakat dan negara,”Kami berencana membangun bandara dan akan 'go' terus, maju terus. Jika misal ditanyakan lagi soal diversikasi, karena rokok juga ada masanya, maka jawaban kami, kegiatan membangun bandara ini bagian komitmen kami untuk masyarakat dan negara,"kata Heru.(neraca)
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.