nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bos Pertamina: Tumpahan Minyak di Pantai Karawang Sisa 10%

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 01 Agustus 2019 15:04 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 01 320 2086418 bos-pertamina-tumpahan-minyak-di-pantai-karawang-sisa-10-y8wBTAZ6cj.jpg Konpers soal ONWJ (Foto: Taufik Fajar/Okezone)

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) memastikan, tumpahan minyak spill yang mencemari laut pantai utara Karawang beberapa waktu lalu tinggal 10%. Gelembung gas di anjungan YY sumur YYA-1 milik Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ).

"Tumpahan minyak tinggal 10% secara volume, kami terus upayakan agar tidak beri dampak buruk masyarakat. Dan kami turut prihatin atas kejadian itu," ujar Direktur Utama (Dirut), Pertamina Nicke Widyawati di Gedung KKP Jakarta, Kamis (1/8/2019).

 Baca juga: Ada Gelembung Gas di Blok ONWJ, Apa Hasil Investigasi Pertamina?

Dia menjelaskan dengan sisa 10% itu, akan memudahkan Pertamina untuk bisa mengatasi tumpahan minyak spill tersebut. Di mana yang terpenting tumpahan minyak tidak sampai ke darat yang sebabkan risiko kepada masyarakat.

"Upaya penyelesaian tumpahan tetap kami lakukan. Kalau ada lingkungan tercemar kami komitmen untuk menyelesaikan dampaknya," tutur dia.

 Baca juga: Kemenhub Keluarkan Surat Peringatan di Lokasi Tumpahan Minyak Pertamina

Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) masih melakukan investigasi mendalam terkait tumpahan minyak spill yang mencemari laut pantai utara Karawang beberapa waktu lalu. Termasuk juga mencari tahu penyebab insiden gelembung gas di anjungan YY sumur YYA-1 milik Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ).

Direktur Hulu Pertamina Dharmawan Samsu mengatakan, berdasarkan dugaan awal, tumpahan minyak tersebut terjadi karena adanya kebocoran gas yang menimbulkan gelembung udara di sumur YYA-1. Kebocoran gas terjadi pada saat dilakukan pengeboran YYA-1.

"Indikasi sementara terjadi anomali tekanan pada saat pengeboran YYA-1sehingga menyebabkan gelembung gas yang diikuti oil spill," ujarnya di kantor Pusat Pertamina.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini