nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fakta Keseleo Lidah Kepala BKPM soal Unicorn RI Diklaim Singapura Berujung Maaf

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Minggu 04 Agustus 2019 08:43 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 02 320 2086886 fakta-keseleo-lidah-kepala-bkpm-soal-unicorn-ri-diklaim-singapura-berujung-maaf-HfID3sdiSl.jpg Kepala BKPM Thomas Lembong (Foto: Okezone)

JAKARTA - Keseleo lidah (slip of tounge) hampir terjadi pada semua orang, bahkan sekelas pejabat di negeri ini. Kali ini, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong mengalami keseleo lidah.

Tak tanggung-tanggung, mantan Menteri Perdagangan ini menelan mentah-mentah data Google-Temasek soal unicorn Indonesia yang diklaim milik Singapura. Keempat unicorn tersebut yaitu Gojek, Tokopedia, Bukalapak, dan Traveloka.

 Baca Juga: Sebut 4 Unicorn RI Milik Singapura, Kepala BKPM Minta Maaf

Pernyataan ini sontak membuat heboh dan pada akhirnya Tom Lembong, sapaan akrabnya, meminta maaf karena bicara terlalu jauh.

Berikut fakta menariknya seperti dirangkum Okezone, Minggu (4/8/2019)

 

1. Gojek hingga Tokopedia Cs Diklaim Unicorn Milik Singapura

Empat perusahaan startup asal Indonesia dengan valuasi mencapai USD1 miliar atau yang biasa disebut unicorn diklaim oleh negara tetangga, Singapura. Keempat Unicorn tersebut adalah Gojek, Tokopedia, Bukalapak dan Traveloka.

Thomas Lembong mengatakan, hal tersebut terungkap dalam riset yang dibuat oleh Google dan juga Temasek tentang pertumbuhan ekonomi digital di negara kawasan Asia Tenggara. Dalam riset tersebut, keempat unicorn kebanggaan Indonesia tercantum atas nama Singapura.

“Kalau kita lihat riset oleh Google dan Temasek yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi digital ASEAN, malah empat unicorn kita diklaim sebagai unicorn mereka (Singapura)," ujarnya di Kantor BKPM, Jakarta.

 Baca Juga: Tokopedia Pastikan Induk Usaha Ada di Indonesia

2. 4 Unicorn Indonesia Diklaim Singapura, Kepala BKPM Beberkan Penyebabnya

 

Menurut Tom, empat unicorn Indonesia yakni Go-Jek, Traveloka, Bukalapak dan Tokopedia, memang menerima pendanaan lewat Singapura karena induk perusahaan itu terdapat di Negeri Merlion.

"Faktanya empat unicorn kita induknya memang di Singapura semua. Uang yang masuk ke empat unicorn kita masuknya lewat Singapura semua. Dan seringkali masuknya bukan dalam bentuk investasi, tapi oleh induknya unicorn di Singapura langsung bayar ke vendor atau supplier di Indonesia," katanya.

Tom mengakui ada kebingungan karena para unicorn kerap mengumumkan soal investasi dan perolehan pendanaan. Akan tetapi, lanjut Tom, nilainya tidak masuk dalam arus modal perusahaan yang tercatat di Indonesia.

 Kepala BKPM


3. Tokopedia Pastikan Induk Usaha Ada di Indonesia

VP Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak mengatakan, Tokopedia selaku entitas Penanaman Modal Asing (PMA) terdaftar sebagai PT di Indonesia. Dia menegaskan, markas utama Tokopedia ada di Indonesia.

"Seluruh penanaman modal terhadap Tokopedia masuk ke Indonesia sebagai penanaman modal langsung (FDI). Jadi, seluruh investasi yang diterima Tokopedia masuk melalui induk perusahaan kami di Indonesia," kata Nuraini.

 

4. Diklaim Milik Singapura, Ini Kata Traveloka

 

Head PR Traveloka Sufintri Rahayu mengakui, startup yang bergerak di sektor online travel itu didanai sebagian besar oleh investor asing. Namun, dia memastikan dana investor tersebut mengalir ke Indonesia.

"Investorsnya sendiri memang ada dari asing (Expedia dan JD) namun pengelolaan dan spending-nya untuk Indonesia tercinta," kata Sufintri.

5. Sebut 4 Unicorn RI Milik Singapura, Kepala BKPM Minta Maaf

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Trikasih Lembong meminta maaf atas pernyataannya yang menyebut empat startup yang berstatus unicorn asal Indonesia milik Singapura.

"Maaf & ralat: @tokopedia dan @bukalapak sudah klarifikasi ke saya, @gojekindonesia sudah klarifikasi ke publik: mereka tidak pakai induk perusahaan di Singapura, tapi sepenuhnya PT PMA di Indonesia...Saya bicara terlalu jauh, mengomentari bahan Google-Temasek ini," cuit Tom Lembong sapaan akrabnya seperti dikutip Okezone dalam akun Twitter resminya @tomlembong.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini