Kementan Targetkan 200 Ribu Ha Peremajaan Sawit di 2019

Taufik Fajar, Jurnalis · Selasa 06 Agustus 2019 20:32 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 06 320 2088625 kementan-targetkan-200-ribu-ha-peremajaan-sawit-di-2019-cl0hLWks3Z.jpg Sawit (Reuters)

JAKARTA - Kementerian Koordinator (Kemenko) Perekonomian, menggelar rapat koordinasi (rakor), terkait prakiraan cuaca dan dampaknya terhadap produksi tani dan percepatan peremajaan sawit di Gedung Kemenko Perekonomian Jakarta.

Rapat tersebut dipimpun langsung oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution serta dihadiri Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) Kasdi dan Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Dono Boestomi.

 Baca juga: Dihalangi Uni Eropa, Sawit RI Bebaskan 10 Juta Rakyat dari Kemiskinan

Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) Kasdi mengatakan bahwa rapat kali ini membahas target rekomendasi teknis (rekomtek) peremajaan 200 ribu hektare (Ha) kebun sawit akan terbit di 2019. Di mana sampai saat ini baru keluar 20 ribu Ha Rekomtek kebun sawit.

"Rekomtek-nya sekarang sudah 20 ribu. Dan Kementan yang mengeluarkan rekomtek tersebut," ujar Direktur Jenderal Perkebunan Kementan Kasdi Subagyono di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution, di Jakarta, Selasa (6/8/2019).

 Baca juga: Lewat Sawit, Indonesia Diyakini Mampu Kuasai Ekonomi Global

Dia menuturkan untuk mengejar target 200 ribu Ha, itu, Kementan akan melibatkan lebih banyak lembaga survei untuk percepatan penerbitan rekomtek ini.

"Kita kejar itu dengan lembaga-lembaga survei supaya mempercepat proses rekomtek dan juga replantingnya," kata dia.

Sementara itu, Direktur Utama Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), Dono Boestomi menyatakan bahwa, lembaga survei atau surveyor sendiri berperan sebagai pihak yang membantu Kementan dalam percepatan penerbitan rekomtek.

"Surveyor yang menyiapkan rekomendasi teknisnya. Jadi kekurangan apa yang mereka lihat, jadi membantu Direktorat Jenderal untuk mempercepat rekomendasi teknis," pungkas dia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini