Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rekor, Harga Emas Tembus di Atas USD1.500 per Ounce

Rekor, Harga Emas Tembus di Atas USD1.500 per Ounce
Ilustrasi: Foto Shutterstock
A
A
A

Ketika dolar AS turun maka emas berjangka biasanya naik, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lainnya.

Dalam perkembangan terkait tetapi tidak terduga, bank sentral di Selandia Baru, India dan Thailand semua mengumumkan penurunan suku bunga utama pada Rabu (7/8/2019).

Pelonggaran kebijakan moneter di berbagai negara memicu kekhawatiran tentang prospek pertumbuhan ekonomi global, sehingga memberikan dukungan lebih lanjut terhadap emas berjangka, kata analis pasar.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 75,1 sen atau 4,57% menjadi ditutup pada USD17,196 per ounce. Platinum untuk pengiriman Oktober naik USD17,80 atau 2,09% menjadi menetap di USD871,00 per ounce.

(Dani Jumadil Akhir)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement