Menteri Jonan Lantik Fatar Yani Jadi Wakil Ketua SKK Migas

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 12 Agustus 2019 11:55 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 12 320 2090786 menteri-jonan-lantik-fatar-yani-jadi-wakil-ketua-skk-migas-MrGtIDFwWN.jpg Foto: Jonan Melantik Wakil Ketua SKK Migas (Giri/Okezone)

JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan melantik Fatar Yani Abdurrahman sebagai Wakil Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas). Fatar menggantikan posisi Sukandar yang telah memasuki masa pensiun.

Selain melantik Wakil Ketua SKK Migas, Jonan juga melantik beberapa pejabat administrasi di lingkungan Kementerian ESDM. Tercatat ada sebelas pejabat yang dilantik termasuk Fatar.

 Baca Juga: Lifting 5 Blok Pertamina Anjlok, Menteri Jonan Semprot Bos SKK Migas

Pelantikan ditandai dengan pengucapan sumpah yang dipimpin langsung oleh Jonan. Dalam acara pengucapan sumpah dihadiri oleh Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar, Pejabat esselon I dilingkungan ESDM serta perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bidang ESDM.

Dalam sambutannya, Jonan berharap jika Fatar bisa mengemban jabatan ini dengan baik. Sehingga dengan pelantikan ini diharapkan bisa membawa perbaikan kinerja di sektor hulu migas.

“Mudah-mudahan pelantikan bisa bawa perbaikan kinerja,” ujarnya di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (12/8/2019).

 Baca Juga: Disentil Menteri Jonan, Ini Pembelaan Bos SKK Migas soal Lifting Minyak

Pelantikan Wakil Ketua SKK Migas

Apalagi lanjut Jonan, sumpah jabatan ini sudah diatur oleh Undang-Undang (UU). Artinya, jika tidak dijalankan dengan baik, tanggung jawabnya langsung kepada negara.

“Saya perlu mengingatkan bahwa sumpah mengandung tanggung jawab Republik Indonesia, menyelamatkan Pancasila dan Undang-Undang 1945 dan kesejahteraan bangsa,” katanya.

Menurut Jonan, pelantikan pada hari ini adalah yang terakhir kalinya menggunakan azas senioritas. Ke depannya, pengangkatan jabatan akan dilakukan melalui jalur assessment.

“Pelantikan terakhir dari jalur senioritas. Nantinya kembali lagi dari jalur murni assessment,” ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini