nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menanti Data Neraca Perdagangan Juli 2019

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Kamis 15 Agustus 2019 08:32 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 15 20 2092106 menanti-data-neraca-perdangan-juli-2019-09feX2KJND.jpg Kontainer (Antara)

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis data neraca perdagangan Indonesia bulan Juli 2019 pada hari ini, Kamis (15/8/2019). Pengumuman laju ekspor-impor tersebut akan disampaikan Kepala BPS Suhariyano pada pukul 11.00 WIB di Kantor Pusat BPS, Jakarta.

Sebelumnya, pada rilis data neraca perdagangan Juni tercatat surplus USD200 juta, melanjutkan kinerja positif bulan sebelumnya. Meski pada Mei 2019 surplus neraca perdagangan lebih tinggi yakni USD210 juta.

 Baca juga: Perang Mata Uang Bisa Bikin Defisit Neraca Perdagangan RI Melebar

Kinerja ini didorong realiasi nilai impor sebesar USD11,58 miliar atau turun 20,70% dari bulan sebelumnya, sedangkan ekspor tercatat sebesar USD11,78 miliar atau turun 20,54% dari Mei 2019.

 Ekspor impor

Secara rinci, pada komoditas non migas tercatat surplus USD1,16 miliar dan migas mengalami defisit sebesar USD966,8 juta. Defisit migas terdiri dari nilai minyak mentah yang defisit USD263,8 juta, hasil minyak defisit USD933,4 juta, namun gas tercatat surplus USD230,4 juta.

 Baca juga: Tekan Defisit Neraca Perdagangan, APHI Genjot Ekspor Hasil Hutan

Adapun sepanjang Januari-Juni 2019 kinerja neraca perdagangan Indonesia masih tercatat defisit sebesar USD1,93 miliar. Realisasi ini lebih baik dari periode Januari-Juni 2018 yang defisit sebesar USD1,20 miliar.

Di mana komoditas non migas sepanjang paruh tahun 2019 tercatat surplus sebesar USD2,84 miliar. Lebih rendah dari posisi Januari-Juni 2018 yang surplus USD4,42 miliar.

Sedangkan untuk komoditas migas tercatat defisit sebesar USD4,78 miliar, Membaik dari periode yang sama tahun lalu yang defisit sebesar USD5,61 miliar.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini