JAKARTA - Presiden Joko Widodo mengingatkan mengenai pentingnya kedaulatan data. Jika dahhulu sumber daya alam (SDA) merupakan potensi besar, namun data menjadi 'tambang emas' pada masa mendatang.
"Ini semua harus direspons secara cepat karena ini juga sudah berkaitannya kedaulatan data. Hati-hati masalah itu. Walaupun tidak direspons, data kita dipegang oleh negera lain, sehingga orang lain tahu," ujar Presiden saat wawancara khusus dengan iNews TV.
Baca Juga: Wawancara Khusus, Presiden Jokowi: Dunia Berubah Cepat Sekali
Tidak hanya kedaulatan data yang sudah diditeksi oleh Presiden, soal perubahan tatanan dunia juga sudah diantisipasi dengan pembangunan sumber daya manusia (SDM). Hal ini menjadi penting mengingat ke depannya putra-putri bangsalah yang akan mengadapi dan menjalani perubahan.
Persoalannya, indikator keberhasilan penguatan SDM berbeda jauh dengan indikator keberhasilan yang sifatnya fisik, seperti pembangunan infrastruktur. Lalu apa tolak ukur keberhasilan pembangunan SDM?
Baca Juga: Wawancara Khusus, Presiden Jokowi: Hati-Hati dengan Kedaulatan Data
