Ingat, Insentif Kartu Pra Kerja Hanya 3 Bulan

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 16 Agustus 2019 21:27 WIB
https: img.okezone.com content 2019 08 16 320 2093033 ingat-insentif-kartu-pra-kerja-hanya-3-bulan-z8sHC796W5.jpg Menaker Hanif Dhakiri (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah akan memberi insentif kepada masyarakat Indonesia yang belum memiliki pekerjaan lewat kartu pra kerja. Pemberian insentif dimulai pada tahun depan kepada 2 juta masyarakat yang belum kerja.

Baca Juga: Ini Syarat Dapat Kartu Pra Kerja

Bagi yang mendapat kartu sakti ini, harus mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh pemerintah.

Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengatakan, pemberian insentif maksimalnya diberikan selama tiga bulan setelah pelatihan. Pelatihan dilakukan selama dua bulan.

Jokowi Pakai Baju Adat Sasak, JK Pilih Baju Adat Betawi

"Kemungkinannya, pada diskusi paling mutakhir, pelatihan itu sekitar dua bulan. Lalu dikasih insentif dalam waktu tertentu, maksimal tiga bulan," ujarnya saat ditemui di Kantor DJP, Jakarta, Jumat (16/8/2019).

Baca Juga: Bukan Gaji Pengangguran, Kartu Pra Kerja Cuma Beri "Uang Transport"

Hanif menambahkan, mengenai bidang pelatihan, rencananya akan disesuaikan dengan prioritas nasional. Misalnya pelatihan untuk industri manufaktur, hingga pariwisata.

"Masih dibahas, bidang pelatihannya macam-macam tapi disesuaikan dengan prioritas nasional kita. Sektornya misal manufaktur, ekonomi digital, kesehatan, pariwisata," jelasnya.

Rencananya, program ini bisa dimulai awal 2020. Bahkan menurutnya, bisa saja program ini dimulai pada Januari.

"Mulainya 2020, kalau program pemerintah kan nggak pernah Juni, pasti mulainya Januari, bisa saja kan," jelas Hanif.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini