nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lampaui Target, BRI Tambah Kuota Penyaluran KPR Subsidi

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 19 Agustus 2019 18:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 19 278 2093944 lampaui-target-bri-tambah-kuota-penyaluran-kpr-subsidi-lVhW9uiGtq.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menambah jumlah penyaluran kredit pemilikan rumah sejahtera (KPR Sejahtera) atau KPR subsidi sebanyak 394 unit. Hal ini dikarenakan tingginya permintaan pada KPR subsidi dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang disalurkan BRI.

Direktur Konsumer BRI Handayani menjelaskan, pihaknya telah menyelesaikan kuota penyaluran KPR subsidi di tahun 2019 yang sebanyak 3.000 unit. Dengan demikian, dibutuhkan penambahan kuota untuk penyaluran KPR Subsidi.

"Kemudian kita baru dapat kuota tambahan 394 lagi, karena memang permintaannya banyak di pipeline kita," kata Handayani di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (19/8/2019).

 Baca Juga: BRI Akui Laba Bersih Tertahan karena Akuisisi

Untuk mengoptimalkan penyaluran FLPP tersebut, pihaknya akan mengoptimalkan dua anak perusahaannya BRI Syariah dan BRI Agro. "Kami akan kolaborasi dengan dua anak usaha itu," imbuh dia.

Handayani menyatakan, pihaknya berharap dapat terus mendukung dan berperan dalam program sejuta rumah milik pemerintah. Terlebih pemerintah menargetkan angka backlog rumah bisa turun menjadi 5 juta unit sepanjang 2020-2024 dari sebelumnya 7,6 juta unit.

"Tahun depan masih banyak gap (backlog) yang harus ditutup. BRI ingin berperan banyak untuk mendapatkan kuota KPR subsidi ini," kata dia.

 Baca Juga: Ditopang UMKM, BRI Salurkan Kredit hingga Rp888 Triliun di Semester I-2019

Untuk diketahui, berdasarkan informasi Kementerian PUPR hingga akhir kuartal II-2019 dana subsidi sudah tersalurkan pada pembangunan sebanyak 46.174 unit rumah, atau sekitar 6% dari target total 68.858 unit. Di mana terdapat 18 bank pelaksanaan yang mampu menyalurkan KPR di atas 50% yang diberikan berdasarkan Perjanjian Kerjasama Operasional (PKO).

 KPR

(dni)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini