nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Listrik PLN Padam, Menteri Rini Terapkan House Hold System di Kota Besar

Feby Novalius, Jurnalis · Selasa 20 Agustus 2019 11:10 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 20 320 2094184 listrik-pln-padam-menteri-rini-terapkan-house-hold-system-di-kota-besar-28PfWrV7l9.jpg Foto: Menteri BUMN Rini Soemarno (KBUMN)

JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini M Soemarno Kami meminta maaf atas terjadinya pemadaman listrik pada Minggu 4 Agustus 2019. Rini pun berjanji hal tersebut tidak akan terulang lagi.

Baca Juga: Rini Minta PLN Belajar Normalisasi Pemadaman Listrik dari Negara Lain

"Kami meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia yang terkena dampak pemadaman,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Selasa (20/8/2019).

Menteri Rini meminta direksi PLN untuk belajar dengan negara lain dalam hal normalisasi pemadaman listrik. Seperti di London, blackout (gelap total) yang terjadi bisa dipulihkan paling lambat dua jam.

Infografis PLN

Pemadaman listrik (blackout) bukan hanya terjadi di Indonesia tapi juga terjadi di berbagai negara seperti Brasil, Amerika Serikat, Argentina dan Inggris. Namun, skema distribusi listrik di Negara-negara tersebut menggunakan house load system. Sehingga dapat dinormalisasi kembali dalam jangka waktu dua jam.

Baca Juga: Terdampak Mati Listrik 4 Agustus, Begini Cara Cek Besaran Kompensasi PLN

Dengan skema house load system ini, jika ada gangguan maka listrik yang mati hanya satu desa atau satu wilayah saja sehingga pemulihannya akan lebih mudah.

"Untuk itu, kami akan menggunakan house hold system di kota-kota besar seperti Bandung, Jakarta dan Surabaya. Saya harap kejadian gangguan listrik yang terjadi menjadi pembelajaran kami semua,” pungkasnya.

Untuk itu, Rini meminta PLN untuk menyusun emergency scenario untuk mempercepat upaya normalisasi gangguan pemadaman listrik. Dia pun mendorong PLN untuk meningkatkan infrastruktur dan system crisis center.

"Penggunaan crisis center ini nantinya akan disinergikan bersama BUMN dengan menggunakan call center bersama. PLN pun akan melakukan pengelolaan data dan informasi para pelanggan," terangnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini