Provinsi ini mempunyai topografi bergelombang dari kemiringan landai sampai curam, dengan ketinggian berkisar antara 0-1.500 meter di atas permukaan laut dengan kemiringan antara 0-60 %. Daerah dataran rendah pada umunya dijumpai pada kawasan sepanjang sungai.
Sedangkan daerah perbukitan dan pegunungan memiliki ketinggian rata-rata lebih dari 1.000 meter di atas permukaan laut dengan kemiringan 300% terdapat di bagian barat laut yang berbatasan langsung dengan wilayah Malaysia.

Kondisi topografi tersebut sangat berpengaruh terhadap peluang budidaya suatu jenis komoditi, potensi dan persediaan air, dinamika hidrologi dan kerentanan terhadap erosi.
Dilihat dari topografi, sebagian besar atau 43,35% wilayah daratan termasuk dalam kemiringan di atas 40 % % dan 43,22 % terletak pada ketinggian 100-1000 m diatas permukaan laut, sehingga pemanfaatan lahan di Provinsi Kalimantan Timur harus memperhatikan karakteristik lahan tersebut.
(Dani Jumadil Akhir)