nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rampung 2021, Wika Gedung Garap Proyek Stadion BMW Rp4 Triliun

Feby Novalius, Jurnalis · Sabtu 24 Agustus 2019 11:36 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 08 24 470 2096071 rampung-2021-wika-gedung-garap-proyek-stadion-bmw-rp4-triliun-No4WrBfGBo.jpg Desain Stadion BMW Jakarta. (Foto: Dok. Wika Gedung)

JAKARTA - PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk (WEGE) KSO meraih kontrak pekerjaan jasa konstruksi rancang dan bangun (design and build) pembangunan Jakarta International Stadium (JIS) atau yang lebih dikenal dengan Stadion BMW. Lokasi proyek ini berada di RT 1/RW 12, Papanggo, Tj. Priok, Jakarta Utara.

Baca Juga: Wika Gedung Bukukan Pendapatan Rp5,82 Triliun

PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku owner telah menunjuk WEGE KSO sebagai Kontraktor Pelaksana untuk mengerjakan proyek pembangunan JIS senilai Rp4,08 triliun dengan porsi WEGE sebagai leader di dalam proyek ini sebesar 51%.

Stadion BMW Jakarta

WEGE KSO akan mengerjakan pekerjaan, struktur, arsitektur, mekanikal, elektrikal, plumbing, lapangan, infrastruktur, dan pekerjaan luar.

Direncanakan pembangunan JIS akan selesai pada 2021 dengan masa pemeliharaan selama 12 bulan.

Baca Juga: Andalkan Proyek Pemerintah, WIKA Gedung Bidik Kontrak Rp22,78 Triliun

“Sebagai Total Solution Contractor yang berpengalaman dan selalu mengutamakan safety dan quality di setiap pekerjaan, kami optimis dapat mengerjakan setiap proyek yang diberikan kepada WEGE, tepat waktu dan memberikan hasil yang terbaik sesuai dengan harapan customer,” tegas Direktur Utama Nariman Prasetyo, dalam keterangan Wika Gedung, Sabtu (24/8/2019).

Optimisme ini sangatlah mendasar karena sebelumnya WEGE telah sukses dan memiliki pengalaman mengerjakan proyek skala internasional seperti Jakarta International Velodrome dan Jakarta International Equestrian Park.

Stadion BMW Jakarta

Secara terpisah, Direktur Utama Jakpro Dwi Wahyu Daryoto mengatakan, konsep JIS akan berstandar FIFA.

"Makanya oleh FIFA sampai saat ini terus dimonitor. Kita terus berkomunikasi dengan FIFA agar nantinya saat pembangunan selesai tidak ada satu item pun yang miss," kata Dwi.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini