nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

E-Commerce Apa yang Paling Sering Dibuka Orang Indonesia?

Maghfira Nursyabila, Jurnalis · Selasa 27 Agustus 2019 14:44 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 08 27 320 2097225 e-commerce-apa-yang-paling-sering-dibuka-orang-indonesia-WEK7iFJ0bY.jpg E-Commerce Apa yang Sering Dibuka Orang Indonesia? (Foto: Shutterstock)

JAKARTA - Adu kuat industri e-commerce di kawasan Asia Tenggara semakin menarik untuk disimak.

Dari laporan iPrice terbaru seperti dikutip Okezone, Jakarta, Selasa (27/8/2019), Lazada tetap memimpin pasar e-commerce Asia Tenggara, dengan jumlah pengguna aktif bulanan (Monthly Active Users/MAU) terbanyak di 4 dari 6 negara, termasuk Filipina, yang merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar kedua se-Asia Tenggara.

 Baca Juga: Adu Kuat Industri E-Commerce di ASEAN

Namun, di Indonesia yang merupakan pasar terbesar Asia Tenggara, platform belanja online lokal termasuk Tokopedia, Bukalapak dan Blibli, tetap mendominasi lanskap industri e-commerce.

Posisi puncak pun masih dipegang oleh Tokopedia. Meskipun hanya beroperasi di Indonesia, jumlah transaksi Tokopedia mencapai lebih dari Rp18 triliun per bulan, setara dengan total transaksi per bulan Shopee di seluruh negara Asia Tenggara dan Taiwan.

Hal ini sekaligus menunjukkan betapa positifnya pertumbuhan transaksi digital Indonesia.

 Baca Juga: E-Commerce Buat Produk Desa Go Internasional

 

Berdasarkan data yang dirilis iPrice, Tokopedia juga berhasil mencatatkan kunjungan bulanan (Monthly Web Visits) tertinggi di Indonesia, dengan rata-rata lebih dari 140 juta kunjungan per bulan.

 E-commerce

Pemain e-commerce lain yaitu Shopee menempati posisi kedua dengan 90,7 juta kunjungan. Bukalapak, Lazada, dan Blibli masing-masing menempati posisi tiga, empat dan lima.

Lazada dan Shopee merupakan beberapa contoh e-commerce yang beroperasi di kawasan Asia Tenggara, sementara perusahaan lokal seperti Tokopedia, Blibli, Bukalapak masih memilih fokus mengembangkan bisnisnya di pasar Indonesia yang merupakan pasar strategis bagi pelaku e-commerce.

Dengan jumlah penduduk mencapai lebih dari 269 juta jiwa, 133 juta terhubung ke internet dan lebih dari 70 juta pengguna perangkat telepon pintar, Indonesia memang menjadi pangsa pasar terbesar di Asia Tenggara bagi pemain e-commerce.

 E-commerce

Ernst & Young menganalisis bahwa pertumbuhan nilai penjualan bisnis online di tanah air setiap tahun meningkat 40%. Ada sekitar 93,4 juta pengguna internet dan 71 juta pengguna perangkat telepon pintar di Indonesia.

Geliat industri e-commerce yang pesat menciptakan dampak positif bagi Indonesia, terutama dari segi penyerapan tenaga kerja dan arus masuk investasi.

Saat ini, 5 besar pelaku e-commerce di Indonesia telah menyerap lebih dari 12.500 tenaga kerja. Dengan tren positif bukan mustahil volume bisnis e-commerce Indonesia yang diproyeksikan akan mencapai USD130 miliar (sekitar Rp1,8 kuadriliun) bisa tercapai.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini