nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sri Mulyani Sebut Utang Indonesia Paling Rendah di Negara G20

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 28 Agustus 2019 14:54 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 28 20 2097687 sri-mulyani-sebut-utang-indonesia-paling-rendah-di-negara-g20-5NihZYbgGt.jpg Sri Mulyani Sebut Utang Indonesia Rendah (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebut, Indonesia memiliki tingkat utang yang paling rendah dibandingkan dengan negara-negara lainnya. Menurut dia, hal itu didukung dengan pengelolaan utang yang hati-hati (prudent).

"Indonesia pada saat ini dikenal sebagai negara emerging market dengan tingkat utang termasuk paling rendah dan defisit paling rendah, di antara negara G20, maupun negara-negara emerging di luar G20 lainnya," ujar Sri Mulyani dalam rapat kerja dengan Badan Anggaran DPR RI, Jakarta, Rabu (28/8/2019).

 Baca Juga: Sri Mulyani: Utang Indonesia Salah Satu yang Terendah di Dunia

Rasio utang pemerintah diatur denganmemiliki ambang batas sebesar 60% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Tahun lalu, dengan posisi utang pemerintah pusat mencapai Rp4.418,3 triliun, maka rasio utang terhadap PDB mencapai 29,98%.

Sedangkan, hingga akhir Juli 2019 posisi utang pemerintah mencapai Rp4.603,6 triliun atau 29,51% terhadap. Sehingga menunjukkan, dari waktu ke waktu rasio utang pemerintah masih terjaga dengan berada dibawah batas aman.

Sementara, jika dibandingkan dengan negara lain umumnya memiliki tingkat rasio yang tinggi. Seperti Malaysia dengan rata-rata rasio utang terhadap PDB sebesar 40%, Thailand 50%, Amerika Serikat sebesar 100%, dan Jepang 200%.

"Sehingga ke depan kami akan terus mengelola utang negara secara efisien, prudent, transparan, dan akuntabel," kata dia.

 Baca Juga: Rasio Utang Indonesia 30%, Sri Mulyani: Kita Terendah

Pemerintah dalam Nota Keuangan yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 16 Agustus 2019 lalu, menargetkan pengendalian rasio utang dalam batas aman berkisar 29,4% hingga 30,1% terhadap PDB di tahun 2020. Di mana pembiayaan utang pada 2020 akan sebesar Rp351,9 triliun. Angka itu meningkat dari posisi di tahun 2018 yang sebesar Rp372 triliun, juga lebih tinggi dari outlook tahun 2019 yang sebesar Rp373,9 triliun.

 Anggunnya Sri Mulyani Kenakan Kebaya Hijau di Sidang Tahunan MPR

(fbn)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini