JAKARTA - Rencana pemindahan ibu kota dari Jakarta menuju Kalimantan ditanggapi beragam oleh masyarakat. Ada yang menyebut jika pemindahan ibu kota yang berlangsung selama lima tahun ini terlalu singkat.
Salah satu yang berkomentar seperti itu adalah Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negra (BUMN) Dahlan Iskan. Komentar tersebut ia tumpahkan dalam halaman pribadinya.
Baca juga: Ibu Kota Pindah, Infrastruktur Internet Diminta Harus Memadai
Menanggapi hal tersebut, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, pemindahan ibu kota sudah dilakukan kajian secara mendalam. Bahkan Presiden Joko Widodo pun sudah memutuskan titik lokasi yang akan jadi ibu kota baru.

Asal tahu saja, sebelumnya Presiden Joko Widodo memutuskan Kalimantan Timur akan menjadi ibu kota baru. Adapun wilayahnya adalah sebagian dari Kabupaten Penajam Paser dan setengah lagi Kabupaten Kutai Kartanegara.
Baca juga: PUPR Hitung Kebutuhan Rumah PNS di Ibu Kota Baru
“Kalau itu saya tunggu saja deh. Pokoknya sudah diputuskan di mananya,” ujarnya saat ditemui di Gedung DPR-RI, Jakarta, Kamis (29/8/2019).
Selain itu lanjut Darmin, pemerintah juga serius melakukan kajian lanjutan mengenai pemindahan ibu kota. Misalnya dari sisi kebutuhan infrastruktr dasar hingga jumlah anggaran.
Baca juga: Butuh Rp466 Triliun, Begini Skema Pembiayaan Pemindahan Ibu Kota
“Kemudian kan studynya masih berlangsung nanti waku ktu aja kita dengar,” ucapnya.
Menko Darmin menambahkan, rencanannya pemindahan ibu koa bisa dilakukan pada 2025 mendatang. Hal ini sudah tertuang dalam timeline pemindahan ibu kota.
Pada tahun 2020, pemerintah akan menyiapkan tanah. Pada tahun 2020 pemerintah juga akan melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking).
Kemudian pembangunan akan dilakukan dalam waktu 2021-2024. Kemudian setahun berikutnya ibu kota akan dipindahkan secara bertahap.
“Rencanannya (2025 pasti sudah pindah ibu kota),” ucapnya.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.