nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

BI: Biaya Transfer Uang Turun dari Rp5.000 Jadi Rp3.500

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Jum'at 30 Agustus 2019 14:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 08 30 320 2098591 bi-biaya-transfer-uang-turun-dari-rp5-000-jadi-rp3-500-4BBsMI5e34.JPG ATM (Okezone)

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) akan menurunkan biaya layanan transfer dana melalui Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI). Saat ini tengah dilakukan penyempurnaan sistem sehingga transaksi keuangan akan lebih efisien dan murah.

Direktur Eksekutif Kepala Departemen Penyelenggaraan Sistem Pembayaran BI Edi Susianto mengatakan, nantinya biaya yang dibebankan ke nasabah saat transfer dana akan menjadi Rp3.500 dari sebelumnya Rp5.000.

 Baca juga: ATM Hilang? 4 Langkah Ini Wajib Dilakukan

"Saat ini biaya transfer yang boleh dikenakan nasabah maksimal Rp 5.000 per transaksi, ke depan jadi Rp 3.500 per transaksi," ujarnya di Kantor Pusat BI, Jakarta, Jumat (30/8/2019).

 ATM

Dia menjelaskan, penurunan tarif itu akan mulai berlaku pada 1 September 2019. Biaya transfer akan lebih murah setelah BI mengimplementasikan platform BI Fast Payment atau BI Fast.

 Baca juga: Aturan Premi Restrukturisasi Perbankan Tinggal Tunggu Teken Jokowi

Tak hanya biaya transfer, melalui penyempurnaan SKNBI maka batas atas transfer dana dinaikkan dari Rp500 juta menjadi Rp1 miliar. Layanan pembayaran reguler yang tadinya maksimal Rp500 juta juga ditingkatkan menjadi Rp1 miliar.

"Ini dimaksudkan untuk peningkatan transaksi, memberikan layanan yang cepat, serta mengakomodasi kebutuhan masyarakat untuk transaksi yang lebih besar nominalnya," kata Edi.

Untuk diketahui, SKNBI merupakan infrastruktur yang digunakan BI dalam penyelenggaraan transfer dana dan kliring berjadwal untuk memproses data keuangan elektronik (DKE) pada Layanan Transfer Dana, Layanan Kliring Warkat Debit, Layanan Pembayaran Reguler, dan Layanan Penagihan Reguler.

Layanan ini berbeda dari transfer dana yang dilakukan nasabah melalui infrastruktur perbankan seperti ATM dan internet banking. Sebab transaksi itu terjadi secara langsung (realtime) dengan perantara perusahaan switching.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini