nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Investor Pantau Data Ekonomi AS, Wall Street Bervariasi

Sabtu 31 Agustus 2019 09:31 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 08 31 278 2098899 investor-pantau-data-ekonomi-as-wall-street-bervariasi-VkKmXlIQbb.jpg Foto: Reuters

NEW YORK - Harga saham-saham di bursa Wall Street ditutup bervariasi pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB). Ini juga sekaligus mengakhiri minggu ini dalam sebuah catatan positif, karena investor mempertimbangkan serangkaian data beragam tentang aktivitas konsumen AS.

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 41,03 poin atau 0,16%, menjadi berakhir di 26.403,28 poin. Indeks S&P 500 bertambah 1,88 poin atau 0,06%, menjadi ditutup di 2.926,46 poin, sedangkan Indeks Komposit Nasdaq turun 10,51 poin atau 0,13%, menjadi berakhir di 7.962,88 poin.

Mayoritas dari 30 saham-saham unggulan atau blue-chips di Dow memperpanjang kenaikan di sekitar penutupan pasar, dengan saham Intel yang sensitif terhadap perdagangan naik 1,15%, memimpin para peraih keuntungan.

Saham-saham yang secara luas dipandang sebagai salah satu barometer perdagangan, Caterpillar dan Boeing, juga masing-masing naik 1,04% dan 0,4%, berada di antara para penampil terbaik dalam penghitungan indeks acuan.

Enam dari 11 sektor utama S&P 500 diperdagangkan lebih tinggi pada penutupan pasar, dengan sektor material naik hampir 0,6%, memimpin para pemenang sektoral.

Saham Dell Technologies melonjak hampir 10,18%, setelah raksasa teknologi itu melaporkan laba kuartal kedua yang melampaui ekspektasi pasar, didorong oleh penjualan kuat produk-produk komputernya.

Di sisi ekonomi, kepercayaan konsumen AS turun tajam pada Agustus, tertekan oleh berlanjutnya kekhawatiran atas kenaikan tarif dan perang dagang.

Indeks sentimen konsumen Universitas Michigan turun menjadi 89,8 untuk Agustus, menandai penurunan bulanan terbesar sejak Desember 2012, kata universitas itu dalam survei bulanannya pada Jumat (30/8/2019).

Pengeluaran konsumsi pribadi (PCE), ukuran utama dari pengeluaran rumah tangga AS, naik 0,6% menjadi USD93,1 miliar pada Juli, didorong oleh pengeluaran dalam barang-barang rekreasi dan kendaraan, serta listrik dan gas rumah tangga, Biro Analisis Ekonomi melaporkan pada Jumat (30/8/2019).

Penghasilan pribadi meningkat 0,1% menjadi USD23,9 miliar bulan lalu, dan penghasilan pribadi siap pakai naik 0,3% menjadi USD44,4 miliar.

"Peningkatan pendapatan pribadi pada Juli terutama mencerminkan peningkatan kompensasi karyawan dan tunjangan sosial pemerintah kepada orang-orang yang sebagian diimbangi oleh penurunan pendapatan bunga pribadi," mengutip dari Antaranews, Sabtu (31/8/2019).

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini