nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemenhub Alokasikan Rp2,55 Triliun untuk Pengembangan Destinasi Pariwisata Prioritas

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Rabu 04 September 2019 09:21 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 04 320 2100418 kemenhub-alokasikan-rp2-55-triliun-untuk-pengembangan-destinasi-pariwisata-prioritas-IzCsa7stIK.jpg Bandara (Shutterstock)

JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengalokasikan Rp2,55 triliun untuk pengembangan empat Bali Baru yang menjadi prioritas di 2020. Keempatnya destinasi wisata itu yakni Danau Toba, Mandalika, Borobudur, dan Labuan Bajo.

Mentei Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, alokasi anggaran terbesar ada pada pengembangan kawasan Borobudur mencapai Rp1,28 triliun. Mayoritas dana tersebut digunakan untuk pengembangan jalur kereta api, meliputi pembangunan jalur kereta Solo Balapan-Bandara Adi Soemarmo, kereta bandara Yogyakarta Internasional Airport (YIA)-Kulonprogo, serta elektrifikasi kereta api Yogyakarta-Solo.

 Baca juga: Kalahkan Migas, Pariwisata Sumbang Devisa Terbesar USD19,2 Miliar

Budi Karya menjelaskan, jalur kereta bandara YIA-Kulonprogo yang tersedia baru sampai di Stasiun Wojo, sehingga penumpang harus berpindah moda untuk melanjutkan perjalanan ke bandara YIA. Oleh sebab itu, pihaknya mengebut pembangunan jalur tersebut yang ditargetkan selesai di Desember 2020.

"Sehingga nanti pada Desember 2020 dari Kulonprogo ke Stasiun Tugu hanya 30 menit," katanya di Gedung DPR RI, Jakarta, Selasa (3/9/2019) malam.

 Baca juga: Tingkatkan Danau Toba Cs, Menko Luhut: Grab Siapkan Paket Wisata

Kemudian, Kemenhub mengalokasikan dana sebesar Rp954,8 miliar untuk pengembangan kawasan Danau Toba. Dana tersebut digunakan untuk pembangunan pelabuhan danau di 12 lokasi, pengembangan kapal penyeberangan Ro Ro dan bus air, serta subsidi operasional angkutan antar moda.

"Kami juga menyiapkan anggaran untuk pembuatan runway strip tahap I Bandara Sibisa," ujar da.

 Baca juga; Jokowi Minta Perbanyak Hotel Berbintang di Danau Toba

Sedangkan untuk pengembangan wisata Labuan Bajo, Kemenhub menganggarkan Rp292,7 miliar. Dana itu akan digunakan untuk pembangunan terminal penumpang dan dermaga, perluasan parkir sisi darat dan jalan akses kargo, pembuatan helipad, dan pembangunan gedung cargo, serta pembebasan lahan untuk perluasan landas pacu,

"Juga subsidi operasional angkutan antar moda, dan integrasi angkutan jalan.," katanya.

Untuk pengembangan kawasan Mandalika Kemenhub menyiapkan anggaran sebesar Rp19,4 miliar. Dana itu untuk pengadaan dan pemasangan perlengakapan jalan, juga fasilitas integrasi angkutan jalan.

"Serta untuk biaya subsidi operasional angkutan antarmoda di Mandalika," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini