Oleh sebab itu, dengan melihat iklim industri telekomunikasi yang semakin memanas itu, setiap operator harus mampu menawarkan produk yang lebih kreatif dan inovatif untuk mampu bertahan.
"Tentu ini harus dilakukan XL, supaya luncurkan produk-produk yang lebih mengena ke hati masyarakat," imbuh Dian.
Dia menyatakan, untuk menghadapi persaiangan yang ketat, pihaknya konsisten melakukan ekspansi di luar Pulau Jawa. Perluasan jaringan komunikasi dilakukan dengan program fiberisasi jaringan guna meningkatkan kelancaran penggunaan data.
Hingga saat ini, fiberisasi jaringan sudah mencapai 30% dan ditargetkan mencapai 50% hingga akhir tahun. Sedangkan untuk tahun depan diproyeksikan fiberisasi bisa mencapai 70%.
"Selain konsisten dengan pembangunan infrastruktur, juga optimis dengan sistem dual brand yakni XL dan Axis. Juga pada peningkatan customer value management," kata Dian.
(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.