Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Selalu Impor, Singapura Pun Ingin Swasembada Pangan

Delia Citra , Jurnalis-Sabtu, 07 September 2019 |06:06 WIB
Selalu Impor, Singapura Pun Ingin Swasembada Pangan
Pertanian. (Foto: Okezone.com/Dok. Bulog)
A
A
A

JAKARTA- Negara paling kecil di Asia Tenggara, Singapura bersemangat untuk melakukan swasembada pangan. Luas negara tersebut hanya 721,5 kilometer persegi, jauh lebih kecil dari Indonesia yang memiliki luas 1,9 juta kilometer persegi.

Singapura memang tidak mungkin memenuhi kebutuhan pangan mereka sepenuhnya sendiri. Akibatnya, mulai dari beras, ikan, daging hingga sayur segar harus mereka impor.

Menurut situs web Agri-Food and Veterinary Authority of Singapore (AVA), Singapura mengimpor lebih dari 90% makanannya. Hanya sejumlah kecil yang diproduksi secara lokal, sekira 8% sayuran, 8% ikan, dan 26% telur.

Pemerintah Singapura pun menargetkan pada 2030 bisa memproduksi 30% suplai makanannya sendiri, atau dikenal dengan '30 by 30'. Dan untuk membenahi ketergantungan pangan tersebut salah satu terobosannya adalah Edible Garden City (EGC). Gerakan ini menginisiasi masyarakat untuk bisa menanam makanannya sendiri meski tinggal di pusat perkotaan.

Baca Selengkapnya: Ketika Negara Terkecil di ASEAN Mencoba Swasembada Pangan

(Feby Novalius)

Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement