
Penguatan tersebut dikarenakan data ekonomi global mengangkat harapan Federal Reserve. Di mana, Bank Sentral AS ingin melakukan stimulus moneter.
Baca juga: Wall Street Menguat Sambut Perdamaian AS-China
Sebelumnya, pertumbuhan pekerjaan AS melambat lebih dari yang diperkirakan pada Agustus, dengan perekrutan ritel menurun selama tujuh bulan berturut-turut, tetapi ini diimbangi oleh kenaikan upah yang kuat yang diharapkan mendukung pengeluaran konsumen dan menjaga ekonomi berkembang secara moderat di tengah meningkatnya ancaman dari ketegangan perdagangan.
(Fakhri Rezy)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.