nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Canggihnya Pasar 'Becek' di Hangzhou, Ber-AC dan Bayar Pakai Aplikasi

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Rabu 11 September 2019 09:41 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 11 320 2103321 canggihnya-pasar-becek-di-hangzhou-ber-ac-dan-bayar-pakai-aplikasi-j7iPLN06v5.jpg Pasar Tradisional di Hangzou. (Foto: Okezone.com/Dani Jumadil)

HANGZHOU - Pasar tradisional memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat China dari satu generasi ke generasi lainnya dan telah hadir sebelum Tembok Besar China berdiri.

Pada umumnya, pasar tradisional identik dengan lantai yang basah atau becek serta aroma kurang sedang karena proses pemotongan ikan, ayam dan daging atau kebiasaan penjual menuangkan air ke lantai untuk menjaga kebersihan wilayah jualannya. Karenanya, tidak jarang masalah-masalah terkait kebersihan membuat naik turunnya kualitas pelayanan hingga pelanggan.

Baca Juga: Jokowi Teken Perpres, Ini Daftar Pasar Rakyat yang Direnovasi

"Pemerintah Hangzhou itu menganggap untuk memperbaiki kualitas masyarakat, maka perbaikilah pasar tradisionalnya mereka," kata Director Corporate Affairs Alibaba Group Dian Safitri di Luo Jia Zhuang Wet Market, Hangzhou, China, Selasa (10/9/2019).

Luo Jia Zhuang Wet Market merupakan salah satu pasar tradisional yang sudah dibenahi pemerintah Hangzhou.

Pasar Tradisional di Hangzou

Okezone pun berkesempatan 'mengacak-acak' pasar yang kini sudah ber-AC, tidak lagi bau, becek hingga pembayarannya sudah menggunakan Alipay milik Alibaba dan aplikasi pembayaran lainnya.

Ketika memasuki pasar tradisional ini, udara dingin dari AC langsung menusuk tulang. Tidak ada lagi bau-bau amis seperti ikan maupun daging ayam. Pasar juga dilengkapi dengan CCTV.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Akhir 2019, Akan Terbangun 5.200 Pasar Rakyat

Memang terbukti, lantai di pasar Luo Jia Zhuang Wet Market ini tidak becek dan tidak ada lalat yang mondar-mandir. Pemandangan ini tentu sangat berbeda jika dibandingkan dengan pasar tradisional di Jakarta yang masih becek dan kotor. Pasar becek dan kotor juga pernah diutarakan Presiden Jokowi.

Pemerintah Hangzhou memulai transformasi pasar tradisional ini pada 1999 dengan investasi sebanyak USD35,4 juta.

"Nah tranformasi dimulai dengan investasi USD35,4 juta," kata Dian.

Pasar Tradisional di Hangzou

Dian menjelaskan, langkah transformasi pertama dilakukan sejak tahun 1999. "Tidak ada lagi pasar di jalanan. Semua harus masuk di dalam gedung," katanya.

Kemudian lanjut ke transformasi fisik yang dimulai 2006 sampai dengan 2014 semua gedung diperbaiki. Antara 2013 dan 2014 dari 136 pasar tradisional, 92,5% menjalani perbaikan kedua dengan wilayah Xihu memiliki 33 pasar yang direnovasi dan terbanyak di Hangzhou disusul wilayah Gongshu dengan 24 pasar dan Xiacheng dengan 23 pasar.

"Mulai 2018 itu dipasangin AC hingga 3 tahun ke depan, sehingga pada 2020 seluruh pasar di Hangzhou seluruhnya pakai AC," ujarnya.

Namun masalah sempat terjadi ketika ada penyakit pandemic flu burung yang menyerang. Langkah perbaikannya dengan tidak diperbolehkan lagi ada pemotongan unggas di pasar.

"Nah tidak itu aja kan. Ketika tahun 2014 ada flu burung kan, nah sejak itu tidak boleh lagi ada pemotongan unggas di pasar. Semua penjualan unggas harus dalam bentuk frozen atau seal," katanya.

Pemerintah Hangzhou juga meminta semua pasar tradisional melakukan transformasi digital dengan semua makanan yang dijual di wet market harus higienis, harus bisa dilacak hingga ke sumbernya.

Pasar Tradisional di Hangzou

"Selain itu ada klinik atau laboratorium untuk inspeksi makanan, inspeksi produknya secara gratis dan secara transparan. Kita juga bisa lihat bahwa pasar sudah big data mereka sudah menganalisa penjualan supaya mereka tahu apa yang diminati masyarakat, kebutuhan apa supaya tahu apa yang dibutuhkan masyarakat karena mereka akan berkompetisi dengan supermarket yang modern," tuturnya.

Setiap pasar di Hangzhou sudah memiliki laboratorim untuk inspeksi makanan. Sejak 2014 juga pelanggan bisa berbelanja produk dari pasar segar yang bisa dianter ke rumah menggunakan platform Alibaba.

Pasar Tradisional di Hangzou

Berikut standarisasi operasional pasar tradisional agar naik kelas:

- Produk unggas tidak hanya harus dijual dalam lemari pendingin, namun di tiap cekernya memiliki tanda QR Code. Saat di-scan, bisa dilacak perjalanan unggas dari peternakan, rumah potong hingga ke pasar juga info tentang unggasnya seperti berat serta tanggal dan jam pemotongan.

- Di masing-masing gerai terdapat layar yang menampilkan foto dan indentitas pemilik toko, surat izin, harga eceran yang disarankan, status inspeksi BPOM dari produk yang dijual.

- Kantong plastik yang digunakan menggunakan bahan yang mudah terurai sehingga ramah lingkungan

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini