nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Mantan Ibu Kota Indonesia, Salah Satunya di Bireun

Rizqa Leony Putri , Jurnalis · Sabtu 14 September 2019 15:48 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 09 14 320 2104837 3-mantan-ibu-kota-indonesia-salah-satunya-di-bireun-rKhRronD3Z.jpg Ilustrasi Ibu Kota (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah resmi mengumumkan pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Hal tersebut langsung menjadi perbincangan yang hangat di masyarakat Indonesia.

Nyatanya, pergantian ibu kota bukan kali pertama terjadi di Indonesia. Negara ini telah beberapa kali mengalami pergantian ibu kota bahkan sejak tahun pertama kemerdekaannya.

Baca Juga: Menhub Akan Bangun LRT di Ibu Kota Baru

Melansir instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Sabtu (14/9/2019), Indonesia telah mengalami pemindahan ibu kota hingga ke pulau Sumatera. Tiga daerah tersebut di antaranya adalah Yogyakarta, Bukittinggi, dan Bireuen.

"Ternyata Indonesia pernah beberapa kali berganti ibu kota, lho. Hal ini terjadi antara lain lantaran Belanda masih melancarkan aksi agresi militer. Ayo simak kota-kota yang pernah menjadi ibu kota Indonesia pada gambar!" tulis Kementerian PUPR pada akun instagram @kemenpupr. 

Sejarah perpindahan ibu kota Indonesia (Foto: Okezone.com/Instagram Kementerian PUPR @kemenpupr)

Pemindahan ibu kota pertama kali terjadi hanya beberapa bulan setelah Indonesia merdeka, yaitu pada 4 Januari 1946 ke Yogyakarta. Hal ini dilatarbelakangi oleh masuknya tentara Belanda (NICA) ke Jakarta setelah mengalahkan Jepang dalam Perang Dunia Kedua.

Baca Juga: Bappenas Sebut Anggaran untuk Ibu Kota Baru Bisa Berubah

Baca Juga: Update Pembangunan Ibu Kota Baru, Ada Silicon Valley hingga Proyek Tol Pertama

Tak cukup di situ, Indonesia juga pernah mengalami pemindahan ibu kota ke Bukittinggi, Sumatera Barat pada 19 Desember 1948. Hal itu terjadi akibat jatuhnya Yogyakarta ke tangan Belanda.

Hal ini sejalan dengan terbentuknya Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI). Namun, pemindahan lokasi ibu kota pun terjadi kembali, kali ini ke Bireuen, Aceh.

Sejarah perpindahan ibu kota Indonesia (Foto: Okezone.com/Instagram Kementerian PUPR @kemenpupr)

Namun, Bireuen hanya menyandang status ibu kota negara selama satu pekan saja. Dalam masa itu,  Presiden Soekarno memutuskan mengasingkan diri ke Bireuen pada Juni 1948. Selama seminggu  Soekarno berada di Bireuen melakukan aktivitas kenegaraan yang memang tengah dipusatkan di Bireuen.

Baca Juga: PUPR Terus Kuatkan Informasi Rantai Pasok Industri Material untuk Ibu Kota Baru

Hingga pada akhirnya, lokasi ibu kota negara menjadi berada di Jakarta, yang hingga saat ini berlangsung. Ke depan Jakarta pun akan menjadi sejarah dari ibu kota negara Indonesia, mengingat pemerintah akan memindahkan ibu kota ke Kalimantan Timur.

Sejarah perpindahan ibu kota Indonesia (Foto: Okezone.com/Instagram Kementerian PUPR @kemenpupr)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini