Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tarik - Menarik Kenaikan Iuran BPJS, Nomor 6 Jadi Titik Masalah

Feby Novalius , Jurnalis-Minggu, 15 September 2019 |06:24 WIB
Tarik - Menarik Kenaikan Iuran BPJS, Nomor 6 Jadi Titik Masalah
Iuran BPJS Kesehatan Naik (Foto: Okezone.com)
A
A
A

4. Harapan dengan Kenaikan Iuran Tersebut

Keberlangsungan program JKN bisa terjaga. Jangan sampai program JKN yang manfaatnya telah dirasakan oleh sebagian besar penduduk Indonesia terganggu keberlangsungannya.

Karena total pemanfaatan layanan kesehatan melalui JKN mencapai 233,9 juta layanan, yang terdiri dari 147,4 juta layanan pada Fasilitas Kesehatan Tahap Pertama (FKTP), 76,8 juta layanan rawat jalan RS, dan 9,7 juta layanan rawat inap RS. Secara rata-rata, jumlah layanan kesehatan melalui JKN mencapai 640.822 layanan setiap hari.

Infografis BPJS Kesehatan

5. Namun Kenaikan Iuran Bebani 8 Juta Orang

Masyarakat yang mendapatkan subsidi dari pemerintah atau diistilahkan dengan Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS mencapai 96,8 juta jiwa. Sementara data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan masyarakat yang masuk dalam kelompok miskin dan hampir miskin atau di 4 desil terendah (setiap desil mewakili 10% total penduduk), ada 8,2 juta jiwa yang menjadi peserta mandiri.

“Masyarakat yang sekitar 8 juta inilah yang paling terpapar dengan kenaikan iuran BPJS seperti diajukan oleh pemerintah,” ujar Konsultan Data Indonesia Herry Gunawan.

Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita finance lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement