JAKARTA - Saham-saham perusahaan rokok terus berjalan mundur. Investor terus menerus melakukan aksi sell, walhasil pada perdagangan hari ini perusahaan rokok memimpin rombongan saham yang mengalami kejatuhan alias top losser.
Baca Juga: Cukai Naik 23%, 3 Saham Rokok Ini Terjatuh dan 1 Selamat
Saham bluechips PT Gudang Garam Tbk (GGRM) terpaksa turun 20,64% menjadi Rp54.600 per lembar saham. Kemudian di urutan nomor dua, ada saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) terkoreksi 18,21% menjadi Rp2.290 per lembar saham.
Saham-saham tersebut terpukul oleh kebijakan Kementerian Keuangan yang menerapkan kenaikan cukai rokok sebanyak 23% mulai 1 Januari 2020. "Jadi pasar koreksi," ujar analis saham Hans Kwee kepada Okezone, Senin (16/9/2019).
Baca Juga: BPS: Cukai Rokok Naik 23% Kerek Inflasi
Dia melanjutkan, saham rokok tidak prospektif untuk jangka panjang karena pita cukai terus mengalami kenaikan. "Sekarang orang semakin sadar kesehatan, pembatasan merokok di mana-mana. Iklan rokok dibatasi. Juga ada model rokok elektronik," ujarnya.
