nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Diberitakan Media Jepang, Menteri Susi: Artinya Apa Dong

Fakhri Rezy, Jurnalis · Senin 16 September 2019 16:33 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 16 320 2105497 diberitakan-media-jepang-menteri-susi-artinya-apa-dong-T2LZRi8L9V.jpg Menteri Susi Pudjiastuti di Media asing (Foto: Okezone.com/Twitter)

JAKARTA - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mendapat sorotan dari media Jepang. Hal ini pun dicuitkan penduduk Twitterland dan juga akun resmi sang Menteri.

Mengutip akun twitter @Susipudjiastuti, Jakarta, Senin (16/9/2019), Menteri Susi re-tweet akun @Heisei_love_bot yang mengunggah beberapa cuplikan media Jepang dalam bentuk gambar mengenai Menteri yang nyentrik tersebut. Namun, sayangnya gambar tersebut berbahasa Jepang.

 Baca juga: Pesan Susi Pudjiastuti Ingatkan Ancaman Kematian Ikan di Danau Toba

Dalam 3 gambar tersebut, terlihat Menteri Susi yang mengenakan kebaya hijau dan selendang merah lengkap dengan sanggup serta kacamatanya. Selain itu, terlihat kapal-kapal yang ditenggelamkan di sekitar laut China Selatan.

 Akun twitter

Sedangkan foto ketiga, merupakan kapal yang sedang diledakan. Di mana dimungkinkan kapal tersebut sebagai barang bukti pelaku illegal fishing.

 Baca juga: Haornas 2019, Menteri Susi : Ayo Olahraga dengan Gembira dan Semangat

Seperti diketahui, Menteri Susi memang dikenal dengan menenggelamkan kapal-kapal illegal fishing. Hal tersebut memang sudah menjadi beberapa kali sorotan media baik nasional maupun internasional.

 Peledakan Kapal

Dari gambar-gambar yang diunggahnya, membuat para netizen ingin tahu maksud dari beritanya. Hal ini pun yang membuat Menteri Susi Kepo dengan arti tulisan di ketiga gambar tersebut.

 cuitan susi (twitter)

"Artinya apa dong, dishare!" komentar Menteri Susi.

Tak hanya dirinya, beberapa netizen juga ingin tahu apa artinya. Namun, hingga saat ini baru ada yang mencoba mengartikan melalui aplikasi penerjemah.

"6.03, Indonesia menenggelamkan semua kapal penangkap ikan ilegal di Tiongkok pada 19 Agustus 2019, ke-19 kali di Kepulauan Natuna," ujar salah satu netizen.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini