nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lokasi Ibu Kota Baru Rawan Kebakaran Hutan? Ini Kata Bappenas

Giri Hartomo, Jurnalis · Senin 16 September 2019 18:25 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 16 470 2105561 lokasi-ibu-kota-baru-rawan-kebakaran-hutan-ini-kata-bappenas-LZ4MHyMLw0.jpg Ibu Kota Baru Rawan Kebakaran Hutan (Foto: Okezone)

JAKARTA - Kebakaran hutan kini tengah melanda Kalimantan disebut-sebut akan menganggu proses pemindahan ibu kota baru. Pasalnya, salah satunya daerah yang mengalami kebakaran hutan dan lahan yaitu daerah Palangkaraya, Kalimantan Tengah yang daerahnya berdekatan dengan lokasi ibu kota baru.

 Baca Juga: Menteri Basuki: Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Ibu Kota Baru Kecil Sekali

Menanggapi hal tersebut, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, kedua lokasi yang akan dijadikan ibu kota baru itu dipastikan akan terbebas dari kebakaran hutan dan lahan. Pasalnya, dari hasil kajian tidak ditemukannya titik panas di calon ibu kota baru itu.

"Titik panas tidak ada di situ dan itu kan sekarang jadi hutan tanaman industri, selama belum ada laporan apa-apa berati kondisi di sana baik-baik saja,” ujarnya saat ditemui di kantor Kementerian PPN, Jakarta, Senin (16/9/2019)

 Baca Juga: Ibu Kota Baru Pakai Konsep City in The Forest

Memang menurut Bambang, dirinya tidak menampik jika kedua lokasi tersebut juga memungkinkan untuk terjadi bencana. Hanya saja risiko bencana dari kedua lokasi tersebut yakni Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara adalah daerah yang paling kecil risiko bencanannya.

"Yang pasti di sana itu lokasi tanah sudah dicek tidak mengandung bahan gambut maupun bahan yang mudah terbakar seperti batu bara," kata Bambang.

 Karhutla

Sebelumnya, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, ibu kota baru memiliki potensi kebakaran hutan yang kecil sekali. Pasalnya, tidak banyak industri batu bara yang ada disana.

Menurut Basuki, industri batu bara terbanyak terletak di sebelah timur dari Bukit Soeharto. Sedangkan untuk sebelah utara jumlah industri batu bara tidak terlalu signifikan.

“Kami sudah survei kalau yang di sebelah timur (Bukit) Soeharato-Semboja itu memang daerah batu bara tapi sebelah utara kelihatannya batu baranya tidak signifikan menurut survei kita," jelasnya.

Karhutla

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini