nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Benarkah BI Ikut-Ikut The Fed Turunkan Suku Bunga? Ini Kata Gubernur Perry

Giri Hartomo, Jurnalis · Kamis 19 September 2019 16:48 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 19 20 2106895 benarkah-bi-ikut-ikut-the-fed-turunkan-suku-bunga-ini-kata-gubernur-perry-YTKGH3UAL2.jpg Gubernur BI Perry Warjiyo saat RDG BI September 2019 (Foto: Okezone.com/Heru Haryono)

JAKARTA - Bank Indonesia kembali menurunkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin menjadi 5,25%. Penurunan suku bunga acuan yang dilakukan oleh Bank Indonesia ini disebut-sebut untuk merespons penurunan suku bunga acuan oleh Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Wajar saja, Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) sendiri baru saja menurunkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin. The Fed menargetkan acuan dana federal (Fed Fund Rate/FFR) di kisaran 1,75% hingga 2%.

 Baca juga: Ikuti The Fed, Apa Alasan BI Turunkan Suku Bunga Jadi 5,25%?

Menanggapi hal tersebut, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, penurunan BI Rate yang dilakukan pada hari ini sama sekali tidak terpengaruh oleh turunnya Fed Fund Rate. Justru menurutnya, Bank Indonesia sudah memperkirakan sejak jauh-jauh hari mengenai wacana penurunan suku bunga acuan oleh The Fed ini.

 RDG Bank Indonesia di September 2019 (Foto: Giri Hartomo/Okezone)

"Apakah ada kaitannya dengan Fed Fund Rate? Tidak ada. Kita sudah memperkirakan FFR," ujarnya dalam acara konferensi pers di Komplek Bank Indonesia, Jakarta, Kamis (19/9/2019).

 Baca juga: BI Kembali Turunkan Suku Bunga Acuannya Jadi 5,25%

Justru lanjut Perry, pihaknya berencana akan melanjutkan bauran kebijakan yang akomodatif di sisa tahun 2019. Tujuannya adalah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia agar bisa sesuai target 5,1%.

“Ke depan bank Indonesia akan melanjutkan bauran akomodatif sejalan dengan perkiraan inflasi dan perlu mendorong pertumbuhan ekonomi,” ucapnya.

 Baca juga: BI Berani Ikuti Langkah The Fed Turunkan Suku Bunga?

Yang dimaksud Perry kebijakan akomodatif menyangkut banyak hal. Salah satunya adalah dengan menurunkan suku bunga acuan atau BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI Rate).

Hanya saja, dirinya tidak menyebutkan berapa kali lagi pihaknya akan menurunkan suku bunga acuan di sisa tahun 2019 ini. Termasuk juga berapa jumlah besaran suku bunga yang akan diturunkan pada tahun ini.

Selain penurunan suku bunga, Perry juga mengaku jika BI akan melakukan pelonggaran pada instrumen lainnya untuk mendongkrak investasi. Misalnya dalam bentuk makro prudensial hingga pelonggaran likuiditas perbankan.

“Bauran kebijakan akomodatif BI itu punya sejumlah instrumen yang diarahkan bisa dalam bentuk suku bunga, likuiditas, pasar keuangan, sistem pembayaran dan lain lain,” jelasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini