nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ditjen Hubla: Kerugian Besar Industri Wisata saat Aspek Keselamatan Tak Diprioritaskan

Feby Novalius, Jurnalis · Jum'at 20 September 2019 16:42 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 09 20 320 2107347 ditjen-hubla-kerugian-besar-industri-wisata-saat-aspek-keselamatan-tak-diprioritaskan-kZWnIWexMb.jpg Labuan Bajo (Foto: Okezone.com/Feby Novalius)

LABUAN BAJO - Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengingatkan pengusaha atau operator kapal untuk membudayakan keselamatan pelayaran utamanya ke daerah-daerah wisata. Hal ini agar lebih banyak wisatawan berkunjung sehingga perekonomian di sekitar lokasi wisata dan nasional bisa bertumbuh.

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus H Purnomo, ketika aspek keselamatan pelayaran menuju tempat wisata tidak diperhatikan dan terjadi sesuatu yang tak diinginkan. Itu menjadi hal yang sangat merugikan banyak pihak.

 Baca juga: Tingkatkan Keselamatan Turis, Kemenhub Periksa Kapal Wisata Labuan Bajo

Pertama, kapal pelaku pelayaran tidak laku dan perekonomian di daerah wisata tidak tumbuh karena tidak ada pengunjung yang datang. Untuk itu, pelaku usaha pelayaran utamanya di Pelabuhan Labuan Bajo, yang menjadi akses wisata ke berbagai tempat, wajib membudayakan dan memprioritaskan keselamatan berlayar.

 Labuan Bajo

"Kalau pelayaran di destinasi wisata tidak selamat akan merugikan dan cepat viral. Jadi destinasi wisata laut harus selamat dan pelabuhan dan pantai semua harus bersih," tegasnya dalam acara Kampanye Keselamatan Pelayaran dan Peringatan Hari Maritim Sedunia 2019, di Pelabuban Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (20/9/2019).

 Baca juga: Kisah Nakhoda Wanita Pertama RI, Kartini Rela Tinggalkan Anak hingga Hadapi Amukan Badai

Agus menilai, Indonesia punya potensi wisata yang sangat besar dan berdampak besar pada industri pelayaran. Berbagai destinasi wisata di sini banyak dicari orang dari berbagai negara, salah satunya Pulau Komodo di Labuan Bajo.

Oleh karena itu, kita minta kepada para pemiliki kapal, operator kapal dan stakeholder ayo kita budayakan selamat dalam seluruh pelayaran.

 Baca juga; Labuan Bajo Ditargetkan Jadi Destinasi Wisata Premium di 2020

"Karena semua tahu kalau di destinasi wisata tidak selamat akan sangat merugikan kita. Sehingga kita kampanyekan bahwa ayo, apalagi destinasi terkait laut harus selamat," ujarnya

Dia berharap budaya selamat pada pelayaran menuju wisata Indonesia bisa terus teringat dan terjaga. Apalagi wisata saat ini sudah menjadi kebutuhan hidup bagi masyarakat dunia.

"Harapannya betul-betul wisatawan baik domestik maupun asing terus meningkat. Jadi kita perbaiki semua yang ada, pelabuhan, pelayarannya dan sebagainya. Apalagi kita punya daerah spesifik yang rindu untuk dikunjungi para wisatawan asing seperti ada Pulau Komodo di sini, Telaga Tiga Warna di tempat lain," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini