nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ibu Kota Baru 'Diserang' Kabut Asap, Ini Kata Kepala Bappenas

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Senin 23 September 2019 18:54 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 09 23 470 2108342 ibu-kota-baru-diserang-kabut-asap-ini-kata-kepala-bappenas-EucbgUEZbL.jpg Bappenas soal Kabut Asap di Ibu Kota Baru (Foto: BPMI)

JAKARTA - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah di Kalimantan, memberikan dampak pada lokasi ibu kota baru. Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, terkena dampak asap dari karhutla.

 Baca Juga: Lokasi Ibu Kota Baru Rawan Kebakaran Hutan? Ini Kata Bappenas

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyatakan, asap merupakan dampak yang terbawa oleh angin, sehingga hal itu tak bisa dihindari karena merupakan faktor alam.

"Kalau asap kan kena arah angin, Singapura dan Kuala Lumpur pun kena asap, terus mau pindahkan Singapura sama Kuala Lumpur? Enggak bisa kan, karena itu arah angin," jelas dia ditemui di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (23/9/2019).

 Baca Juga: Menteri Basuki: Potensi Kebakaran Hutan dan Lahan di Ibu Kota Baru Kecil Sekali

Bambang pun menekankan, lokasi ibu kota baru minim dari potensi kebakaran lahan. Lantaran, lahan di sana tidak mengandung batu bara maupun gambut.

"Seperti di Penajam Paser, itu tanahnya tidak mengandung batu bara dan gambut, jadi potensi kebakaranya kecil sekali." kata dia.

 Karhutla

Sebelumnya, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 328.724 ha lahan terbakar di wilayah Indonesia. Data itu dihimpun sejak Januari hingga 31 Agustus 2019.

Lahan yang terbakar itu terbagi ke dalam dua jenis, yaitu 89.563 ha merupakan lahan gambut dan 239.161 ha adalah lahan mineral. Enam provinsi yang terkena dampak karhutla paling luas ialah Riau; Sumatera Selatan; Jambi; Kalimantan Tengah; Kalimantan Barat; dan Kalimantan Selatan.

"Kalau kita lihat hotspotnya kira-kira jam 10 pagi tadi itu di Kalimantan Tengah masih banyak dan Kalimantan Selatan juga, Kalimantan Barat masih ada, di Kalimantan Timur juga masih ada. Di Sumatera cukup banyak, Sumatera Selatan, Jambi, Riau," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat BNPB Agus Wibowo di Graha BNPB.

 Karhutla

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini