nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mundur dari Apple, Bos Disney: Jalan Kami Bertentangan

Rizqa Leony Putri , Jurnalis · Rabu 25 September 2019 14:39 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 25 320 2109168 mundur-dari-apple-bos-disney-jalan-kami-bertentangan-zGyURh0h49.jpg CEO Disney Bob Iger (Foto: Forbes)

JAKARTA – Pasca-mengundurkan diri dari Apple Group, CEO Disney Bob Iger angkat bicara. Pria yang sebelumnya bergabung dengan Apple sebulan setelah Steve Jobs meninggal pada 2011 ini mengatakan bahwa dirinya meninggalkan Apple karena jalur mereka yang saling bertentangan.

Bob Iger mengatakan bahwa dia meninggalkan Apple karena perusahaan semakin terlibat konflik ketika Apple menciptakan acara televisi dan film untuk layanan video streaming.

Baca Juga: Bob Iger Jadikan Disney Raja Media Dunia

"Bisnis ini masih relatif kecil untuk Apple, tetapi bermakna bagi Disney, dan itu tidak benar," kata Iger dilansir dari CNBC, Rabu (25/9/2019).

Dia menambahkan, alasan dirinya keluar bermula ketika mereka semakin banyak dalam menciptakan acara televisi dan film, menjadi lebih jelas terlihat bahwa jalan mereka bertentangan. Iger dalam sebuah wawancara juga menambahkan bahwa ia hanya berpikir itu hal yang benar untuk dilakukan.

Baca Juga: Disney Akuisisi Fox Rp1.000 Triliun, Apa Untungnya?

Iger mengundurkan diri dari dewan direksi Apple pada 10 September, hari dimana Apple mengumumkan harga dan tanggal rilis untuk layanan streamingnya. Apple berencana untuk meluncurkan Apple TV+ pada 1 November mendatang. Layanan streaming ini menampilkan acara TV dan konten video buatan Apple yang akan berjalan di iPhone, iPad, dan produk Apple lainnya.

Layanan ini diperkirakan akan memakan biaya USD4,99 per bulan, tetapi akan gratis selama satu tahun dengan produk Apple baru. Sementara itu, layanan streaming Disney sendiri, Disney +, akan dirilis pada 12 November dengan harga USD6,99 per bulan.

Persaingan dalam streaming saat ini semakin memanas. Selain Disney dan Apple, induk CNBC NBCUniversal berencana untuk meluncurkan layanan yang disebut Peacock pada tahun 2020, dan AT&T WarnerMedia merencanakan layanan tambahan dengan nama merek HBO. Netflix adalah pemimpin saat ini dengan lebih dari 151 juta pelanggan berbayar.

Disney dan Apple telah memiliki hubungan korporat yang dekat sebelum mereka mulai bersaing untuk acara TV dan pelanggan streaming. Iger sendiri memiliki hubungan dekat dengan pendiri Apple Steve Jobs. Selain itu, Disney membeli perusahaan lain Jobs, yaitu Pixar pada tahun 2006.

Baca Juga: Saingi Disney, Arab Saudi Buat Kota Hiburan

Iger mengatakan bahwa sebelum Jobs meninggal pada tahun 2011, ia meminta Iger untuk duduk di dewan Apple. Iger bahkan merenung bahwa jika Jobs masih hidup, kedua perusahaan itu mungkin akan bergabung. Ia juga mencatat bahwa Apple terus mendistribusikan konten Disney melalui iTunes serta aplikasi Disney, dan memuji CEO Apple Tim Cook.

"Tim telah melakukan pekerjaan dengan baik," kata Iger. "Tidak peduli ke arah mana Anda melihat, saya pikir Anda akan menyimpulkan bahwa perusahaan adalah salah satu perusahaan besar di dunia," ujarnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini