Kisah Jaelle Ang, Arsitek Cantik yang Sukses Kembangkan Usahanya

Rizqa Leony Putri , Jurnalis · Rabu 25 September 2019 20:35 WIB
https: img.okezone.com content 2019 09 25 320 2109322 kisah-jaelle-ang-arsitek-cantik-yang-sukses-kembangkan-usahanya-suu0imreeN.jpg CEO Jaelle Ang. (Foto: Okezone.com/Forbes)

JAKARTA - Nama Jaelle Ang kian melambung di kancah bisnis Asia. Pendiri dan CEO premium co-working operator The Great Room ini menjadi salah satu wanita yang berperan penting dalam membentuk bisnis Asia dalam beberapa dekade mendatang.

Melansir Forbes, Jakarta, Rabu (24/9/2019), sampai dengan Agustus, The Great Room telah membuka lokasi keenamnya di Raffles Hotel Singapura. Sebelumnya, perusahaan ruang kerja premium ini telah berekspansi ke Bangkok tahun lalu dan Hong Kong awal tahun ini.

Baca Juga: Dari Skateboard, Kisah Tony Hawk Dapatkan Ratusan Ribu Dolar AS

The Great Room menggunakan konsep yang berbeda dengan perusahan ruang kerja lainnya yang menyewakan ruangnya. Perusahaan ini menggunakan model pembagian pendapatan dengan tuan tanah, termasuk yang ada di Raffles dengan pemilik hotel, Katara Hospitality yang berbasis di Qatar.

Wanita Berpengaruh

Setelah pertama kali mendanai sendiri perusahaannya, Ang telah mengumpulkan 40 juta dollar Singapura, termasuk 5,5 juta dollar Singapura dari sebuah kelompok yang dipimpin oleh C31 Ventures, perusahaan ventura korporat CapitaLand. Pengembang bankir yang berubah properti juga duduk di dewan Pengembangan Kelompok Negara yang terdaftar di Bangkok.

Baca Juga: Terkenal di Dunia Skateboard, Bisnis Tony Hawk Digawangi Adiknya

Jaelle Ang merupakan seorang arsitek dan mantan bankir terlatih yang keluarganya memiliki kepentingan real-estate.

Dia memulai usaha setelah membantu menggelar proyek senilai USD1,1 miliar dengan sebuah hotel mewah dan tempat tinggal Four Seasons, ditambah sebuah hotel Capella, bersama Chao Phraya di Bangkok River untuk pengembang Country Country Development Thailand yang papannya masih dia duduki.

Kecerdasan pemasarannya telah menarik minat para investor, termasuk kantor keluarga William Chua dari Goldbell Group, yang pernah menjadi salah satu dari 50 orang terkaya di Singapura. Ang, yang merupakan teman masa kecil dari dua putra Chua, Alex dan Arthur, sekarang mengumpulkan USD110 juta untuk ekspansi lebih lanjut dengan bekerjasama dengan keluarga kaya lain dan pengembang properti yang dia kenal di wilayah tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini