nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Usulan Wapres JK agar Harga Kopi Tak Makin Murah

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Kamis 26 September 2019 12:12 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 09 26 320 2109553 usulan-wapres-jk-agar-harga-kopi-tak-makin-murah-6R6WmHueT5.jpg Wakil Presiden Jusuf Kalla (Foto: Okezone.com)

JAKARTA – Wakil Presiden Jusuf Kalla memaparkan langkah-langkah yang menjadi usulan Indonesia dalam mengatasi kemerosotan harga kopi dunia. Pertama, kata Wapres, terus memperluas pasar kopi, dan mengendalikan jumlah pasokannya.

Kedua, petani kecil harus ditingkatkan kemampuannya agar dapat menghasilkan kualitas kopi yang lebih baik dan bernilai tambah. Ketiga, perlunya dibangun kemitraan antara industri dan petani kecil.

Baca Juga: Menilik Kesiapan Kopi Bajawa untuk Mendunia

Wapres menunjuk contoh industri kopi besar harus memberikan CSR (Corporarte Social Responsibility) untuk peningkatan kapasitan petai kecil. Dan Keempat, perlu upaya khusus untuk menjaga keseimbangan harga kopi bagi petani, industri, dan konsumen.

“Diperlukan dukungan Internaional Coffee Organization (ICO) dalam hal ini,” kata Wapres Jusuf Kalla saat berbicara pada forum “Aksi Bersama Mengatasi Krisis Harga Kopi dan Mencapai Produksi Kopi Berkelanjutan”, di Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat (AS), dilansir dari laman Setkab, Kamis (26/9/2019).

Baca Juga: Awas, Jangan Berani-Berani Ketuk Pintu Bekas Apartemen Jack Ma!

Dalam forum yang diinisiasi negara Kolombia ini, Wapres menyoroti terus merosotnya harga biji kopi di pasaran dunia yang mencapai 70% sejak 1982. Menurut Wapres, salah satu penyebabnya adalah kelebihan pasokan produksi biji kopi dunia.

“Saya ingin menggaris bawahi dampak dari krisis harga kopi ini. Petani kecil adalah korban yang paling dirugikan. Petani kecil, bukan industri maupun konsumennya,” kata Wapres.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini