JAKARTA - Teknologi Blockchain disebut-sebut menjadi salah satu keterampilan terpopuler di pasar kerja tekonologi informasi. Menurut survei terbaru yang diterbitkan oleh Deloitte Insights, 86% responden setuju bahwa teknologi blockchain dapat ditingkatkan.
Ada banyak perusahaan teknologi terbesar yang mencari calon karyawannya dengan keahlian blockchain. Akan tetapi, kamu harus tahu perusahaan yang bergerak di bidang apa saja yang memerlukan karyawan memiliki keterampilan blockchain.
Berikut 7 industri yang memerlukan kemampuan blockchain, seperti yang di lansir dari Entrepreneur, Jumat (27/9/2019):
1. Penulis Konten
![]()
Permintaan untuk penulis blockchain meningkat secara dramatis, tetapi kesempatan kerja khusus ini bukan sesuatu yang baru untuk kamu. Kamu harus memiliki pengetahuan yang mendalam tentang teknologi blockchain dan yang paling penting keahlian teknis secara tepat untuk membuat salinan edukasi tentang produk dan layanan.
Kamu tidak harus memahami semua teknis dalam blockchain untuk menjadi penulis konten yang baik, tetapi untuk seorang pemula setidaknya harus memiliki pengetahuan umum tentang teknik ini. Upah yang akan kamu dapat dari pekerjaan ini sekitar USD15 sampai USD30 per jam atau sekira Rp210 ribu sampai Rp420.000 per jamnya.
2. Development
Sebuah studi baru-baru ini memperkirakan bahwa permintaan untuk pengembang blockchain yang terampil dalam javascript, C ++, python, kriptografi dan pembelajaran mesin tumbuh sebesar 115% antara 2016 dan 2017. Setiap organisasi membutuhkan pengembang blockchain yang mahir yang akan membantu mereka mengintegrasikan teknologi untuk meningkatkan kemampuan mereka. layanan kepada klien mereka, baik yang sudah ada maupun yang prospektif.
Untuk industri ini kamu akan mendapat upah rata-rata USD60 sampai USD100 per jam atau setara Rp840 ribu hingga Rp1,4 juta per jamnya.