Dia mengatakan, fintech yang tengah dibidik bergerak di sektor produkti maupun nonproduktif. Diantaranya ada fintech peer to peer lending atau pinjaman online, juga ada LinkAja, fintech besutan berbagai BUMN.
Saat ini Pegadaian masih dalam proses penjajakan untuk beinvestasi di fintech, lantaran ada berbagai aturan yang harus dipeunhi, terutama dari OJK. Meski demikian, Kuswiyoto meyakini proses investasi bisa rampung diakhir tahun ini, sehingga aksi koorporasi tersebut bisa terealisasi.
"Kami patuh pada aturan-aturan OJK yang mana fintech yang boleh dikerjasamakan, mana yang enggak. Kami sedang pilih-pilih, mudah-mudahan di kuartal IV (terealisasi). Kami tidak mau bekerja sama dengan fintech yang asal-asalan, jadi kami harus cari fintech yang setara dan bagus yang bisa kami berkolaborasi," katanya.

(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.