JAKARTA - Batik Indonesia kian populer. Tidak hanya di dalam negeri tapi juga di luar negeri. Buktinya, ekspor batik sudah merambah Eropa hingga Amerika Serikat (AS).
Kini, industri batik didorong menjadi sektor yang ramah terhadap lingkungan. Salah satunya, industri batik mulai memperkenalkan bahan baku baru seperti dari serat rayon atau memanfaatkan biji kapas.
Baca Juga: Rusia Borong Batik Asal Lebak
Dengan material baru ini, diharapkan bisa menghasilkan produk batik yang lebih menarik dan kompetitif.
"Selain itu, penggunaan zat warna alam pada produk batik juga merupakan solusi dalam mengurangi dampak pencemaran dan bahkan menjadikan batik sebagai eco-product yang bernilai ekonomi tinggi,” papar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, dikutip dari laman Kemenperin, Rabu (2/10/2019).