nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wall Street Masih Tertekan Data Aktivitas Pabrik di AS

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis · Rabu 02 Oktober 2019 21:19 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 02 278 2112144 wall-street-masih-tertekan-data-aktivitas-pabrik-di-as-75aa2025UE.jpg Bursa saham Wall Street dibuka melemah (Foto: Ilustrasi Shutterstock)

JAKARTAWall Street melemah pada pembukaan perdagangan Rabu (2/10/2019). Bursa saham Amerika Serikat melanjutkan penurunan sesi sebelumnya akibat lesunya data aktivitas parbik sebagai dampak perang dagang dengan China.

Melansir Reuters, Indeks Dow Jones Industrial Average turun 147,18 poin atau 0,55% pada pembukaan menjadi 26.425,86. Indeks S&P 500 dibuka lebih rendah sebesar 15,47 poin atau 0,53% pada 2.924,78 dan Nasdaq Composite turun 57,55 poin atau 0,73% menjadi 7.851,13.

Baca Juga: Saham Teknologi Bawa Wall Street ke Zona Hijau

Berlanjutnya ketegangan perdagangan jelas membebani ekspor. Data AS mencerminkan pola yang sama di zona euro, Jepang, Inggris, dan China. Hanya saja, untuk mengetahui kekuatan ekonomi AS, sebuah laporan pekerjaan pada Jumat nanti akan menjelaskan.

Meskipun perang dagang AS-Tiongkok berkepanjangan dan telah memangkas pertumbuhan global, kepercayaan terhadap ekonomi domestik di AS telah membantu benchmark S&P 500 naik sekitar 17% tahun ini.

wall street

Untuk diketahui, indeks S&P 500 dan Dow menyentuh level terburuk, usai diumumkan data aktivitas pabrik di AS yang menunjukkan pelemahan lebih dari satu dekade.

Hal ini pun memicu kekhawatiran bahwa perang dagang AS-China mengguncang ekonomi terbesar dunia. Alhasil investor memindahkan investasinya ke tempat yang aman dari Treasury AS setelah laporan indeks aktivitas manufaktur jatuh dan di bawah ekspektasi para ekonom.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini