nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Subsidi LPG 3 Kg Dapat Ditekan dengan Cara Ini

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Rabu 02 Oktober 2019 20:33 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 10 02 320 2112104 subsidi-lpg-3-kg-dapat-ditekan-dengan-cara-ini-vLCon59Yk8.jpg Subsidi LPG 3 Kg Dapat Ditekan dengan Cara Ini (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Pemerintah tengah mengebut pembangunan jaringan gas (jargas) rumah tangga. Penugasan pun dilakukan ke beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk membangun jargas.

 Baca Juga: 500.000 Jaringan Gas Rumah Tangga Segera Dibangun

Pembangunan jargas rumah tangga diyakini dapat menekan subsidi LPG 3 kilogram (kg) yang sangat besar.

"Karena pengembangan fasiltas gas bagi perumahan dapat mengurangi beban pemerintah terkait penggunaan LPG 3 kg yang disubsidi sangat besar," kata Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) Sofyano Zakaria di Jakarta, Rabu (2/10/2019).

 Baca Juga: Investasi Rp3,2 Triliun, Ini Daftar Wilayah yang Dibangun Jargas pada 2020

Sebagaimana diketahui, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) telah melakukan Head of Agreement (HoA) dengan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk (PTPP) untuk pembangunan jaringan gas rumah tangga sebanyak 500.000 jaringan.

Langkah HoA untuk pembangunan jaringan gas ke rumah tangga pada perumahan yang akan dibangun PTPP seharusnya bisa diikuti oleh pihak lain khususnya para pembangun perumahan karena adanya fasilitas jaringan gas.

 Pipa Gas

Menurut Sofyano, dengan pemakaian gas bumi masyarakat bisa berhemat karena harga gas bumi lebih murah dibandingkan harga LPG 3 kg. Harga gas bumi untuk Rumah Tangga (RT)-1 dan Pelanggan Kecil (PK)-1 dikenakan sebesar Rp4.250 per meter kubik (m3) lebih murah dari pada harga pasar gas LPG 3 kg yang berkisar antara Rp5.013 sampai dengan Rp6.266 per m3.

'Di sisi lain, produksi gas bumi kita yang cukup besar bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan dalam negeri sehingga bisa mengurangi impor LPG yang memang dominan," katanya..

 Pipa Gas

Hingga akhir 2019 ini pemerintah akan menyelesaikan 78.216 SR di 17 kota/kabupaten. Sementara, total pembangunan jargas hingga 2018 adalah sebesar 325.852 SR yang tersebar di 40 kota/kabupaten.

Dengan penambahan pembangunan di 2019 dan 2020, total jargas yang akan terpasang sebanyak 697.601 SR pada akhir 2020. Pemerintah menargetkan pembangunan jargas bisa mencapai 4,7 juta SR pada 2025.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini