nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bank BRI Dukung Gelaran Batik untuk Negeri di Istana Mangkunegaran

Kamis 03 Oktober 2019 10:05 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 03 11 2112288 bank-bri-dukung-gelaran-batik-untuk-negeri-di-istana-mangkunegaran-6tGAkZFXX3.jpg Foto: dok Bank BRI

SOLO - Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober kemarin dijadikan momentum yang baik untuk menunjukan kebanggan atas keunikan batik dan budaya Indonesia. Hal ini juga yang mendorong Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk turut merayakan Hari Batik Nasional serta juga mendukung pagelaran Membatik Untuk Negeri di Istana Mangkunegaran Surakarta yang dihadiri oleh Presiden RI Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo.

Direktur Utama Bank BRI Sunarso yang hadir dalam acara tersebut mengungkapkan bahwa dukungan Bank BRI terhadap event ini merupakan bentuk nyata kepedulian perseroan dalam melestarikan batik.

“Batik merupakan intangible heritage dari Indonesia dan telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan dunia, untuk itu tentu harus kita jaga, rawat dan lestarikan bersama,” ujar Sunarso, Rabu (2/9/2019).

Selain membatik, dalam event tersebut Presiden Joko Widodo bersama Yayasan Batik Indonesia akan meluncurkan Buku Batik Indonesia dalam bentuk Buku Saku dan E-Book, sehingga masyarakat dapat mempelajari pengetahuan umum tentang batik secara mudah.

Buku tersebut juga dilengkapi dengan teknologi AR (Augmented Reality) agar masyarakat dapat melakukan kegiatan interaktif pada saat membaca. Kedepan, diharapkan pembelajaran batik dapat masuk ke kurikulum sekolah, sehingga batik sebagai warisan budaya dapat terus ter-regenerasi.

Dalam acara tersebut Bank BRI juga mendatangkan 10 pembatik yang merupakan anggota Rumah Kreatif BUMN (RKB) Solo dan RKB Yogya untuk hadir. Sunarso menambahkan, di Solo Raya Bank BRI memiliki 73 ribu binaan yang tergabung di RKB, dimana 60 persen diantaranya merupakan pembatik.

Dijelaskan Sunarso, batik merupakan karena karya seni, maka keunikannya yang tidak bisa distandarkan secara manufaktur. Itu yang harus dijaga misalnya sentuhan seni dan handmade.

“Itu yang mesti dijaga maka nilai tambah ada di situ. Jadi kita arahkan ke sana sehingga pembinaan kita adalah membina untuk menjaga sifat orisinalnya yang non pabrikan dan tampilan lebih menarik dan bisa akses pasar internasional dan kita fasilitasi transaksinya,”ujar Sunarso mengakhiri.

Masih dalam rangka perayaan Hari Batik Nasional, Bank BRI juga mewajibkan seluruh pekerjanya yang berjumlah kurang lebih 124 ribu di seluruh Indonesia untuk memakai batik pada hari Rabu (02/10). Ini merupakan upaya perseroan untuk menumbuhkan kebanggaan dan kecintaan akan batik kepada seluruh pekerjanya. (ADV)

(fmi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini