Gubernur BI Ungkap Alasan Turunkan Suku Bunga, demi Pertumbuhan Ekonomi

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 04 Oktober 2019 17:05 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 04 20 2112958 gubernur-bi-ungkap-alasan-turunkan-suku-bunga-demi-pertumbuhan-ekonomi-zJKhO0tNaF.jpg Bank Indonesia. (Foto: Okezone.com)

JAKARTA - Bank Indonesia memprediksi angka pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2019 berada di 5,1%. Angka pertumbuhan ekonomi di kuartal III-2019 didorong oleh angka konsumsi dan investasi yang membaik.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, pada triwulan tiga tahun ini angka konsumsi mengalami perbaikan. Hal ini diperkuat dengan angka survei keyakinan konsumen September 2019 berada di level 121,8.

Baca juga: Prediksi Ekonomi RI di 2019 Jadi 5,08%, Menko Darmin: Masih Ada Ketidakpastian Global

Menurut Perry, melihat dari angka tersebut maka mengindikasikan jika konsumen tetap optimis di tengah kondisi global dan domestik yang tidak pasti. Sebab menurutnya, jika angka indeks konsumen berada di atas 100 membuktikan kepercayaan konsumen masih positif.

"Jadi kalau indeks di atas 100 itu optimis dan memang kalau dibandingkan bulan sebelumnya Agustus 123,1 sedikit lebih rendah tapi 121,8 itu masih menunjukkan bahwa konsumen tetap optimis," ujarnya saat ditemui di Komplek Bank Indonesia, Jakarta, Jumat, (4/10/2019).

GUbernur BI Perry Warjiyo

Menurut Perry, optimis konsumen didukung oleh persepsi positif terhadap kondisi saat ini dan kondisi ke depan. Selain itu ada ekspektasi terhadap penghasilan dari para pekerja yang cukup positif.

"Kemudian terkait ekspektasi penghasilan ke depan tetap akan optimis dan ini mendukung IKK optimisme tetap terjaga," ucapnya.

Selain itu lanjut Perry, investasi pada kuartal III ini juga masih positif. Utamanya adalah investasi bangunan dan juga investasi langsung.

"Kedua tentu saja dari investasi bangunan pertumbuhan infrastruktur yang berjalan akan mendukung pertumbuhan ekonomi," ucapnya.

Baca juga: Menko Darmin: Kualitas Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Bisa Dikategorikan Baik

Menurut Perry, moncernya investasi didukung oleh pembangunan infrastruktur yang terus dilakukan oleh pemerintah. Kemudian ada juga kebijakan penurunan suku bunga yang dilakukan oleh Bank Indonesia.

"Ketiga yang terus diupayakan itu investasi swasta non bangunan. Itu kenapa BI kemarin turunkan suku bunga," ucapnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini