nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Masalah Ini Bikin Investor Pikir-Pikir Investasi di Indonesia

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Jum'at 04 Oktober 2019 22:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 10 04 320 2113052 masalah-ini-bikin-investor-pikir-pikir-investasi-di-indonesia-TYP19nJKh9.jpg Masalah Ini Bikin Investor Pikir-Pikir Investasi di RI (Foto: Okezone.com/Feby)

JAKARTA - Untuk mendorong peningkatan dan pemerataan pembangunan ekonomi dan investasi ke seluruh daerah, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memperbarui konten informasi potensi investasi pada Sistem Informasi Potensi Investasi Daerah (SIPID) menjadi Potensi Investasi Regional (PIR).

Hal ini dikarenakan pada situs SIPID sebelumnya, informasi terbatas dan sebagian besar daerah belum melakukan update data, sehingga informasi yang ada tidak bisa dijadikan referensi oleh investor.

 Baca Juga: Upaya BKPM Jemput Bola Cari Investor

Kepala BKPM Thomas Lembong mengatakan, informasi yang diperlukan investor dalam memutuskan investasi di daerah harus mudah diakses dan komprehensif dalam satu situs.

"Kemudian akan dijawab oleh Potensi Investasi Regional yang berbasiskan geospasial dengan update data host to host dengan Kementerian/Lembaga dan Asosiasi Usaha, seperti Himpunan Kawasan Industri atau HKI," kata Tom sapaan akrabnya dalam keterangan resmi pada media, Jakarta, Kamis (4/10/2019).

Beberapa usaha pemerintah selama ini untuk meningkatkan pemerataan pembangunan ekonomi dan investasi, antara lain penyederhanaan perizinan berusaha, pemberian berbagai insentif investasi yaitu fasilitas importasi mesin peralatan dan bahan baku penolong, fasilitas pengurangan pajak (tax allowance, tax holiday dan super deduction), serta kemudahan lainnya.

 Baca Juga: Ingatkan Resesi, Jokowi Tagih Menteri Percepat Investasi

Direktur Pengembangan Potensi Daerah BKPM Iwan Suryana menyatakan, selama ini informasi potensi investasi sudah ditayangkan dalam laman BKPM dengan nama situs SIPID. Update data dilakukan oleh masing-masing daerah, ternyata sebagian besar daerah belum melakukan update.

"Karena itulah kami rombak, kami ganti menjadi Potensi Investasi Regional (PIR). Informasi yang dimuat antara lain Why Indonesia, peluang investasi, insentif, perizinan OSS, Infrastruktur, dan potensi perusahaan yang siap bermitra dengan update data kerjasama/link antar Kementerian/Lembaga dan asosiasi usaha," katanya.

 Investasi

Berdasarkan data sebaran investasi, 60% masih terkonsentrasi di Pulau Jawa dan 40% di luar Pulau Jawa di antara 514 Kabupaten/Kota kegiatan investasi terkonsentrasi hanya di sekitar 30 Kabupaten/Kota, sehingga menimbulkan kesenjangan pembangunan ekonomi semakin lebar antardaerah.

"Salah satu masalah yang dihadapi investor untuk melakukan penjajakan investasi adalah minimnya informasi mengenai potensi investasi dan dukungan infrastruktur di daerah," katanya.

Untuk mendorong persaingan antar daerah dalam mengangkat potensi investasi dan melakukan update data pada situs PIR, maka ditampilkan focusing lima provinsi yang sangat menjanjikan dan ramah investasi, yang setiap tiga bulan akan disirkulasi untuk didorong menjadi champion investasi regional. Tahap pertama focusing investasi adalah Regional Jawa, yaitu Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Investasi

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini