Berdasarkan data sebaran investasi, 60% masih terkonsentrasi di Pulau Jawa dan 40% di luar Pulau Jawa di antara 514 Kabupaten/Kota kegiatan investasi terkonsentrasi hanya di sekitar 30 Kabupaten/Kota, sehingga menimbulkan kesenjangan pembangunan ekonomi semakin lebar antardaerah.
"Salah satu masalah yang dihadapi investor untuk melakukan penjajakan investasi adalah minimnya informasi mengenai potensi investasi dan dukungan infrastruktur di daerah," katanya.
Untuk mendorong persaingan antar daerah dalam mengangkat potensi investasi dan melakukan update data pada situs PIR, maka ditampilkan focusing lima provinsi yang sangat menjanjikan dan ramah investasi, yang setiap tiga bulan akan disirkulasi untuk didorong menjadi champion investasi regional. Tahap pertama focusing investasi adalah Regional Jawa, yaitu Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

(Dani Jumadil Akhir)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.