Proyeksi IMF mencakup kenaikan tarif yang telah direncanakan Presiden Donald Trump atas impor China senilai USD300 miliar.
Komentar itu muncul karena saham AS mengalami aksi jual tajam pada hari Selasa menyusul meningkatnya ketegangan antara AS dan China. Gedung Putih dilaporkan mempertimbangkan batasan investasi AS ke China dan Commerce Deparment menambahkan 28 entitas China ke dalam daftar larangan ekspor pada hari Senin.
Georgieva mengatakan negara-negara perlu membahas masalah perdagangan yang sah seperti subsidi, hak kekayaan intelektual, dan transfer teknologi.
"Semua orang kalah dalam perang dagang," tambahnya.

(Dani Jumadil Akhir)