nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bos IMF yang Baru Gregetan Sama Perang Dagang

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis · Rabu 09 Oktober 2019 14:07 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 10 09 20 2114737 bos-imf-yang-baru-gregetan-sama-perang-dagang-F1K6kDyR3c.png Bos IMF yang Baru soal Perang Dagang (Foto: Reuters)

JAKARTA - Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF) yang baru Kristalina Georgieva mengeluarkan peringatan yang keras mengenai ekonomi global

Georgieva yang menggantikan Christine Lagarde ini mengatakan, perlambatan ekonomi terjadi karena meningkatnya perang dagang yang akan mengurangi output produk domestik bruto (PDB) global sebesar USD700 miliar atau sekitar 0,8% pada tahun 2020.

 Baca Juga: Hubungan AS-China Makin Tak Karuan karena Visa, Wall Street Terkapar

Hal tersebut merupakan penelitian IMF yang baru saat pidato pengukuhan Georgieva pada 1 Oktober 2019.

"Pada 2019, kami memperkirakan pertumbuhan yang lebih lambat di hampir 90% dunia," kata Georgieva seperti dilansir Business Insider, Jakarta, Rabu (9/10/2019).

"Ekonomi global sekarang dalam perlambatan tersinkronisasi. Sebagian besar perlambatan akan datang dari reaksi pasar negatif dan memudarnya kepercayaan bisnis," tambahnya.

 Baca Juga: Kristalina Georgieva Calon Kuat Bos IMF, Pengganti Lagarde

Dia melanjutkan, deselerasi yang meluas menandakan pertumbuhan tahun ini akan turun ke tingkat terendah sejak awal dekade.

 Perang Dagang AS-China

Proyeksi IMF mencakup kenaikan tarif yang telah direncanakan Presiden Donald Trump atas impor China senilai USD300 miliar.

Komentar itu muncul karena saham AS mengalami aksi jual tajam pada hari Selasa menyusul meningkatnya ketegangan antara AS dan China. Gedung Putih dilaporkan mempertimbangkan batasan investasi AS ke China dan Commerce Deparment menambahkan 28 entitas China ke dalam daftar larangan ekspor pada hari Senin.

Georgieva mengatakan negara-negara perlu membahas masalah perdagangan yang sah seperti subsidi, hak kekayaan intelektual, dan transfer teknologi.

"Semua orang kalah dalam perang dagang," tambahnya.

 Perang Dagang AS-China

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini