nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dapat Angin Segar, Wall Street Dibuka Menguat

Fakhri Rezy, Jurnalis · Rabu 09 Oktober 2019 21:21 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 10 09 278 2114947 dapat-angin-segar-wall-street-dibuka-menguat-841QL8CgZI.jpg Wall Street (Reuters)

NEW YORK - Wall Street dibuka menguat pada perdagangan hari ini. Pasalnya, ada angin segar dari rencana pertemuan perdagangan tingkat tinggi antara Amerika Serikat dan China.

Melansir Reuters, New York (9/10/2019), Dow Jones Industrial Average naik 144,19 poin atau 0,55% menjadi 26.308,23 serta S&P 500 dibuka lebih tinggi sebesar 18,04 poin atau 0,62% pada 2.911,10. Sementara itu, Nasdaq Composite .IXIC naik 72,18 poin, atau 0,92%, menjadi 7.895,96 pada bel pembukaan.

 Baca juga: Persaingan Perusahaan Penjual Pizza di Wall Street Kian Ketat

Perusahaan dengan eksposur besar ke China naik dalam perdagangan premarket. Apple Inc (AAPL.O) naik 1,1%, sementara pembuat chip Nvidia Corp (NVDA.O), Intel Corp (INTC.O) dan Advanced Micro Devices Inc (AMD.O) masing-masing naik sekitar 1,5%.

 Wall Street

China masih terbuka untuk menyetujui kesepakatan perdagangan parsial dengan Amerika Serikat. Walaupun startup kecerdasan buatan bergengsinya masuk dalam daftar hitam perdagangan. Secara terpisah, Financial Times mengatakan Beijing menawarkan untuk meningkatkan pembelian tahunan produk pertanian A.S.

 Baca juga: Wall Street Dibuka Melemah Imbas Pemerintah AS Batasi Aliran Modal ke China

Wakil pejabat AS dan China memulai negosiasi perdagangan di Washington pada hari Senin, dengan diskusi tingkat tinggi dijadwalkan akan dimulai pada hari Kamis.

"Ada harapan bahwa semacam kesepakatan sementara akan muncul dari pertemuan ini," kata Peter Cardillo, kepala ekonom pasar di Spartan Capital Securities di New York.

"Investor tentu tampak lebih penuh harapan sekarang daripada yang mereka lakukan dua hari yang lalu," tambahnya.

Saham China yang terdaftar di AS naik setelah jatuh pada sesi sebelumnya, dengan Alibaba Group Holding Ltd (BABA.N), JD.com Inc (JD.O) dan Baidu Inc (BIDU.O) naik antara 1,5% dan 1,7%.

Kontraksi tajam dalam data manufaktur AS, serta penurunan pada aktivitas bisnis pekan lalu kini telah meningkatkan prediksi pemotongan suku bunga ketiga oleh Federal Reserve tahun ini.

Ketua Fed Jerome Powell menandai keterbukaan untuk penurunan suku bunga lebih lanjut pada hari Selasa, mengulangi bahwa bank sentral akan bertindak sesuai ketentuan di tengah ekonomi yang katanya kemungkinan akan terus berkembang.

Namun, pandangan investor sekarang sedang berfokus ke musim laporan keuangan kuartal III-2019. Pasalnya laporan tersebut akan bermunculan mulai minggu depan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini