Perjanjian Zuckerberg untuk bersaksi dengan anggota parlemen menandai perubahan. Dalam rekaman pertemuan staf bulan Juli yang diperoleh The Verge, Zuckerberg mengatakan kepada karyawan bahwa dia menolak untuk bersaksi di depan beberapa pemerintah asing karena tidak masuk akal bagi dirinya untuk menghadiri audiensi di setiap negara yang ingin minta aku muncul.
Pertemuan Zuckerberg dengan anggota parlemen berfokus pada masa depan regulasi internet yang merupakan ancaman bagi bisnis inti Facebook. Kesediaannya untuk bertemu dengan perwakilan di wilayah mereka menunjukkan, seperti yang dia katakan sebelumnya, bahwa dia menerima peraturan akan datang dan ingin menjadi bagian dari percakapan.
Kesaksian itu juga bisa memainkan peran penting dalam berbagai investigasi antimonopoli yang sedang dihadapi Facebook. Perusahaan ini sedang ditinjau oleh para penyelidik di Komisi Perdagangan Federal, sebuah koalisi jaksa agung negara bagian dan Komite Kehakiman DPR untuk praktik-praktik kompetitifnya.
(Feby Novalius)
Ekonomi Okezone menyajikan berita ekonomi terkini dan terpercaya. Dapatkan wawasan tentang tren pasar, kebijakan ekonomi, dan pergerakan finansial di Indonesia dan dunia.