Peluncuran Uang Digital Diminta Ditunda, Giliran Mark Zuckerberg Diminta Penjelasan

Rizqa Leony Putri , Jurnalis · Kamis 10 Oktober 2019 14:57 WIB
https: img.okezone.com content 2019 10 10 320 2115218 peluncuran-uang-digital-diminta-ditunda-giliran-mark-zuckerberg-diminta-penjelasan-kR30caHE5p.jpg CEO Facebook Mark Zuckerberg (Foto: Okezone.com/ Reuters)

JAKARTA - CEO Facebook Mark Zuckerberg akan bersaksi di depan House Financial Services Committee bulan ini. Zuckerberg menjadi satu-satunya saksi di persidangan, dan dijadwalkan pada 23 Oktober. Persidangan ini terkait pemeriksaan Facebook dan dampak terhadap layanan keuangan dan sektor perumahan.

Anggota House Financial mendorong Zuckerberg untuk bersaksi tentang rencana cryptocurrency Facebook, karena komite telah melakukan pembicaraan dengan COO Facebook Sheryl Sandberg. Demikian dilansir dari CNBC, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Baca Juga: Rekaman Suara Bocor, Mark Zuckerberg Berniat Serang TikTok?

Ketua Komite Maxine Waters D-Calif., meminta Facebook menghentikan implementasi libra cryptocurrency menjelang sidang bulan Juli dengan pimpinan proyek. Waters kelihatannya tidak puas dengan kurangnya komitmen dari David Marcus, kepala crypto Facebook, untuk menunda rencana perusahaan.

Sejak itu, sejumlah otoritas internasional telah menyatakan keprihatinan atas libra dan salah satu pendukung asli proyek ini, PayPal, telah keluar. Pendukung perusahaan lain seperti Visa dan Mastercard juga mempertimbangkan kembali peran mereka, The Wall Street Journal melaporkan.

Mark

Pada hari Selasa, dua anggota Komite Perbankan Senat mengirim surat kepada CEO Visa, Mastercard dan Stripe untuk mendesak mereka mempertimbangkan dengan cermat bagaimana perusahaan Anda akan mengelola risiko proyek libra sebelum melanjutkan.

Baca Juga: Selain Website, Manfaatkan Media Sosial dalam Bisnis Penting Dilakukan

Sidang akan menjadi kesempatan langka bagi anggota parlemen untuk mengundang kepala Facebook di depan umum. Zuckerberg baru-baru ini kembali ke Washington untuk kunjungan resmi pertamanya sejak kesaksiannya pada 2018 atas skandal Cambridge Analytica. Tapi Zuckerberg hanya berbicara dengan anggota parlemen di balik pintu tertutup dalam perjalanan itu.

Perjanjian Zuckerberg untuk bersaksi dengan anggota parlemen menandai perubahan. Dalam rekaman pertemuan staf bulan Juli yang diperoleh The Verge, Zuckerberg mengatakan kepada karyawan bahwa dia menolak untuk bersaksi di depan beberapa pemerintah asing karena tidak masuk akal bagi dirinya untuk menghadiri audiensi di setiap negara yang ingin minta aku muncul.

Pertemuan Zuckerberg dengan anggota parlemen berfokus pada masa depan regulasi internet yang merupakan ancaman bagi bisnis inti Facebook. Kesediaannya untuk bertemu dengan perwakilan di wilayah mereka menunjukkan, seperti yang dia katakan sebelumnya, bahwa dia menerima peraturan akan datang dan ingin menjadi bagian dari percakapan.

Kesaksian itu juga bisa memainkan peran penting dalam berbagai investigasi antimonopoli yang sedang dihadapi Facebook. Perusahaan ini sedang ditinjau oleh para penyelidik di Komisi Perdagangan Federal, sebuah koalisi jaksa agung negara bagian dan Komite Kehakiman DPR untuk praktik-praktik kompetitifnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini